Home » Profil » Thahir Rasyid, Camat Pelopor Anti Pungli

Thahir Rasyid, Camat Pelopor Anti Pungli

Muh. Thahir Rasyid

BugisPos — Muh. Thahir Rasyid, S.IP, pria asal kabupaten Bulukumba yang kini menjabat Camat Panakkukang kota Makassar ini, punya ciri khas tersendiri dalam menjalankan amanah yang dibebankan ke pundaknya.

Ketika dulu dia menjabat Camat Makassar, ada kejutan yang dia lakukan, yang saat itu belum pernah dilakukan oleh camat mana pun di Indonesia. Apa yang dia lakukan itu sebetulnya adalah langkah sederhana, tetapi cukup mengejutkan publik Makassar.

Kejutan yang dimaksud, ialah ketika dia membuat pengumuman di kantor kecamatan Makassar. Isi pengumuman tersebut ialah : Kepada masyarakat yang mengurus sesuatu di kantor camat Makassar maupun di seluruh kantor kelurahan dalam wilayah kecamatan Makassar dalam konteks pelayanan umum, dilarang keras memberikan sesuatu dalam bentuk apapun kepada petugas pelayanan.

Pengumuman ini sontak membuat kaget juga terhadap camat lainnya di Makassar. Namun juga camat lainnya di Makassar tersebut tak seorang pun yang berani melakukan seperri apa yang dilakukan Thahir Rasyid di kecamatan Makassar.

Apa yang dilakukan Thahir Rasyid dalam konteks pemperantasan pungli di area pemeritah kecamatan, ternyata juga mendapat apresiasi dari Walikota Moh Ramdhan Pomanto. Aapalagi Walikota sendiri merupakan sosok pemimpin yang anti pungli dan korupsi.

Agaknya, Thahir Rasyid punya insting yang luar biasa hebat. Sebab kemudian pada gilirannya Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2016 tentang Sapu Bersih Pungutan Liar tertanggal 20 Oktober 2016, yang selanjunya disebut Satgas Saber Pungli.

Satgas Saber Pungli Makassar sendiri yang diketuai Wakapolrestabe Bakassar dan dilantik di Rujab Walikota Makassar beberapa waktu yang lalu, sudah memperlihatkan kinerjanya dengan menangkap seorang pejabat di Dinas Tata Ruang dan Bangunan kota Makassar, yang ditemukan melakukan pungli terhadap masyarakat.

Muh. Thahir Rasyid, S.IP adalah alumni Unhas Makassar dan STPDN. Istri tercinta Haslinah Said, telah memberinya empat anak, yaitu Ratu Fadhilah Watenrigading, Muh Radjadilah Sompawalie, Puan Nusaputri Watenrisompa dan Radjadilah Rivurio.

Pria kelahiran Bulukumba, 2 Januari 1970 ini, pernah menjadi camat terbaik se-kota Makassar pada tahun 2015, dan mendapatkan Reward Standard Pelayanan Publik dari Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Riwayat jabatan Thahir Rasyid :

  • Lurah Palantikang, Gowa.
  • Sekcam Tompobulu (Gowa)
  • Kasubag Adm Umum Inspektorat Kota Makassar
  • Inspektur Pembantu Bidang Keuangan dan Kekayaan Kota Makassar
  • Camat Makassar kota Makassar
  • Camat Panakkukang kota Makassar

Selama menjabat sebagai Camat Panakukang dia dikenal sosok camat yang murah senyum, ramah dan memiliki inovasi yang tinggi,

Salah satu program kerja  yang dia terapkan adalah Inovasi Smart Antrian (Pelayanan 1 Pintu). Smart Antrian ini merupakan mesin antrian pintar yang ditempatkan di ruang pelayanan (Front Office) yang nyaman Karena menggunakan ruang pendingin (AC) dan Televisi.

Terdapat 3 Menu pada mesin Smart Antrian ini yaitu Pengurusan Kependudukan, Pengurusuan Umum (IMB, SITU Siup, Dll), Pengurusan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

Untuk memudahkan masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik layaknyas seperti di bank maka terciptalah inovasi Smart Antrian ini (Pelayanan 1 Pintu).

Inovasi ini memiliki manfaat dan memberikan kepuasan serta kenyamanan kepada masyarakat. Jadi, pelayanan yang ada di Kecamatan Panakkukang seperti dengan pelayanan yang diterpakan di bank.

Selain itu lebih memudahkan masyarakat Karena model pelayanan 1 pintu atau tidak berbelit-belit serta melayani dengan senyum.

Inovasi Smart Antrian (Pelayanan 1 Pintu) ini sesuai dengan program yang digagas Walikota Makassar yakni Sombere & Smart City. Konsep Smart City memudahkan segala kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi.

Terdapat camera yang terpasang pada Smart Antrian yang apabila masyarakat mengambil nomor antrian maka otomatis mesin tersebut akan mengambil gambar (foto) masyarakat yang mengambil nomor antrian tersebut.

Fungsinya ialah untuk mempersempit ruang bagi para calo (orang yang menjadi perantara dan memberikan jasan untuk menguruskan sesuatu berdasarkan upah).

Thahir Rasyid dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sebagai pemimpin pemerintahan di kecamatan Panakkukang, oleh masyarakat di kecamatan ini dinilai cukup tegas dalam menjalankan aturan atau kebijakan. Bila aturan melarang maka dia akan tegas tak bisa memberikan layanan yang melanggar aturan tersebut. Artinya, kalau aturan sudah menggariskan merah, maka haruslah merah tanpa pandang bulu. Bila aturannya mesti hitam maka hitamlah pelaksanaannya. Thahir Rasyid adalah seorang yang tegas dalam memimpin, baik dalam memimpin bawahan maupun dalam mensosialisasikan aturan yang berlaku di Makassar.

Meski demikian, Thahir Rasyid juga adalah seorang pamong yang punya hubungan baik dengan warganya. Thahir cukup intens melakukan gerakan Sentuh Hati dalam melakukan pelayanan di tengah masyarakat Panakkukang, Ketegasan yang dia lakukan bahkan dengan konsep sentuh hati yang mumpuni baginya. Bagi Thahir, dengan pola Sentuh Hati malah program pemerintah akan lebih gampang dijalankan, misalkan dalam menertibkan pedagang kali lima, umpama pedagang yang menggunakan trotoar untuk jualan, pola sentuh hati itulah yang dijalankannnya sehingga para pedagang kaki lima paham, bahwa ternyata trotoar tak boleh dipakai jualan, sebab akan menggangg hak pejalan kaki, dan juga akan mengganggu kenyamanan kota.

Demikianlah antara lain pola kepemimpinan Thahir Rasyid, yang digelar sebagai pelopor anti pungli di level pemimpin pemerintahah kecamatan ini. Selamat menjalankan tugas pemerintahan Pak Thahir (Usdar Nawawi)

 

 

royal

Jl.Lasuloro Dalam VI/37 Bumi Antang Permai, Makassar 90234
Tlp 0411-2033633-491980 / 085 2222 99813
Email : redaksi@bugispos.com