HTTP Status[404] Errno [0]

Rendah Angka Partisipasi Sekolah di Sulsel

22 July 2012 18:24
Rendah Angka Partisipasi Sekolah di Sulsel
Rendah Angka Partisipasi Sekolah di Sulsel
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Rendah Angka Partisipasi Sekolah di Sulsel

BugisPos.com – Angka partisipasi sekolah untuk tingkat SMP, SMA dan sederajat di Sulsel masih rendah atau di bawah rata-rata nasional.
“Angka partisipasi sekolah tingkat SMA dan sekolah sederajat di Sulsel hanya sekitar 53 persen atau di bawah nasional,” kata Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan Manajemen (P3KM) Universitas Hasanuddin Dr Agussalim di Makassar, Jumat 6/6/12

Menurut dia, kondisi itu menunjukkan sektor pendidikan di Sulsel masih buruk. Karena dengan persentasi itu menggambarkan dari dua anak usia 16 – 18 tahun atau tingkat SMA, satu di antaranya tidak bersekolah.

Semenata itu, angka partisipasi sekolah (APS) jenjang SMP dan sekolah sederajat di Sulsel sudah lebih baik dari tingkat SMA, namun tetap masih dibawah rata-rata nasional.

“APS tingkat SMP di Sulsel baru 82 persen, sementara nasional mencapai 86 persen,” katanya seperti dirilis Antara News.

Dengan data persentase itu berarti dari 100 orang usia 12 – 15 tahun, terdapat 17 orang diantaranya yang sudah tidak bersekolah.

Sementara program pendidikan gratis yang diusung Pemprov Sulsel sejak 2008 bersama Pemkab/Pemkot, sedikitnya sudah menghabiskan anggaran Rp500 miliar.

Khusus periode 2012, Pemprov Sulsel menyiapkan anggaran senilai Rp253 miliar pada APBD 2012 untuk program pendidikan gratis SD hingga SMA.

Hanya saja, anggaran di sektor pendidikan yang sudah dialokasikan itu dinilai tidak signifikan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulsel yang dalam dua tahun terakhir masih pada posisi ke-11.

Hal itu disebabkan karena dua indikator penentu IPM yakni APS dan Angka Melek Huruf di Sulsel masih dibawah rata-rata nasional (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya