HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota : MOS Tidak Boleh Ada Kekerasan

23 July 2012 16:27
Walikota : MOS Tidak Boleh Ada Kekerasan
Walikota menggunting tali balon gas yang menerbangkan spanduk MOS ke udara

Walikota menggunting tali balon gas yang menerbangkan spanduk MOS ke udara

BugisPos.com – Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengingatkan kepada seluruh panitia penyelenggara masa orientasi siswa di Makassar, untuk tidak menggunakan cara – cara kekerasan selama proses MOS berlangsung. Hal ini diungkapkan Ilham saat berlangsung pembukaan masa orientasi siswa tingkat SD,SMP,SMA/SMK serentak se Makassar di lapangan Karebosi, Kamis (12/7/12.

“MOS sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Selain itu, juga merupakan awal proses pembentukan karakter siswa agar memiliki mental yang kuat, sekaligus untuk memahami aturan, norma, budaya, serta tata tertib yang berlaku di dalamnya. Namun prosesnya harus berlangsung dengan cara – cara intelektual, bukan dengan unsur kekerasan ” ujar Ilham.

Pembukaan masa orientasi siswa tingkat SD,SMP,SMA/SMK serentak se Makassar kembali digelar pemerintah kota Makassar melalui program unggulan Gerakan Makassar Gemar Membaca, dinas pendidikan kota makassar, Walikota makassar ilham arief sirajuddin sekaligus inisiator GMGM.

Pembukaan masa orientasi siswa sudah merupakan program tahunan pemerintah kota Makassar untuk menjalin silahturahmi pelajar se makassar .

” Alhamdulillah sejak program ini dijalankan 2007 silam, terbukti efektif menurunkan tawuran antar pelajar. MOS serentak ini juga dimaksudkan untuk menghilangkan sekat dan perbedaan antar sekolah unggulan dan non unggulan, semua membaur menjadi satu dalam bingkai kebersamaan” lanjut Ilham.

MOS serentak ini juga menghadirkan sesuatu yang unik dan baru pertama kali di Indonesia, yakni adanya donasi buku sebesar 40 ribu dari pelajar Makassar se Makassar. Selain itu penerbit Erlangga turut memberikan 1000 buku guna mendukung program kegiatan donasi buku ini. Selain itu juga ada sosialisasi membaca rambu lalu lintas, deklarasi pelajar makassar cinta damai.

Turut hadir Kapolrestabes Makassar Erwin Triwanto, duta baca makassar Andry Arief Bulu , Kepala Dinas Pendidikan Makassar Mahmud BM, kepala SD, SMP, SMA dan SMK se Makassar.

“ Ratusan ribu siswa baru hadir pada pembukaan masa orientasi siswa serentak se Makassar. Alhamdulillah, mudah – mudahan ini menjadi awal yang baik bagi adik – adik kita dalam memulai proses pembentukan diri untuk menjadi generasi yang membanggakan di Sulsel ” ujar Wachyudi Muchsin, project manager Gerakan Makassar Gemar Membaca (una)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya