HTTP Status[404] Errno [0]

Kalau Pistol Dibawa-bawa ke THM, Nyawa pun Melayang

25 July 2012 12:50
Kalau Pistol Dibawa-bawa ke THM, Nyawa pun Melayang
Rumah Bernyanyi E-Club di Jl.Ujung Pandang
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Rumah Bernyanyi E-Club di Jl.Ujung Pandang

BugisPos.com – Sepucuk pistol yang ikut dibawa-bawa ke tempat hiburan karaeoke, akhinya menelan jiwa seorang karyawan rumah bernyanyi e-Club, Abdul Muthalib alias Aras, 20 tahun. Dia tewas secara mengenaskan di tempat kerjanya yang berada di Ruko Taman Bahari Jalan Ujung Pandang, Jumat, 6/6/12, sekira pukul 01.07 wita. Dia tewas dengan luka tembak di bagian pipi kanannya dan peluru menembus bagian kepala.

Luka tembak yang dialami warga Jalan Barawaja itu terjadi saat dirinya bertugas membersihkan Room 36 Lantai 3 e-Club bersama seorang rekannya, Asep. Cecep, sapaan akrab Asep, menemukan sepucuk senjata api jenis revolver kaliber 38. Pistol itu tergeletak di meja. Awalnya, rekan korban menduga jika pistol itu merupakan mainan, atau korek api.

Dengan dalih seperti itu, Asep mengarahkan pistol ke arah Aras. Posisi korban berada di dekat pintu. Jarak yang dekat membuat Aras waspada. Tangan kirinya memegang batang moncong pistol untuk dijauhkan dari wajah karyawan yang baru bekerja dua bulan itu. Tiba-tiba jari telunjuk Asep, menekan pelatuk.

Dor…, pistol itu meletus. Peluru mengenai pipi sebelah kanannya. Rahang dan giginya hancur. Peluru juga tembus ke bagian belakang kepala korban. Hanya hitungan detik setelah terkena tembakan korban terjatuh ke belakang. Adanya tekanan dari arah depan membuat korban terjatuh ke belakang dengan posisi tubuh menengadah ke atas.

Kepalanya terlihat di luar pintu, sementara sebagian tubuhnya berada di dalam ruangan. “Dia ditembak,” kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Kompol Anwar Hasan, di ruang Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar, usai salat Jumat, siang. Menurut, Anwar Hasan, dugaan motif bunuh diri menguat saat awal kejadian seperti dirilis Fajar.

Namun, saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi, terungkap jika tempat kejadian perkara sudah berubah. Perubahan di tempat kejadian perkara terletak pada posisi pistol. Pistol awalnya tergeletak di atas meja. Posisi awal pistol ini diketahui dari salah seorang saksi yang telah dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian.

“Jadi, waktu kejadian, karyawan yang mendengar suara letusan di lantai, kemudian salah seorang bergegas naik ke atas. Dia melihat korban dan posisi pistol berada di atas meja. Saksi kemudian turun ke bawah. Saat naik untuk kedua kalinya posisi pistol sudah berada di samping korban,” papar, mantan Kasatreskrim Polres Wajo ini.

Dugaan Aras ditembak, memang sangat kuat. Tidak hanya posisi pistol. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh, terungkap jika arah peluru selaras (lurus) dengan masuk dan keluarnya. Jika, disebut korban memainkan senjata api dengan maksud ingin melihat pistol, peluru yang masuk ke bagian kepalanya pastinya lurus ke atas.

Karena itu, dugaan korban ditembak menguat. “Di tangan korban ada luka bakar. Jadi, kuat dugaan di sempat memegang moncong senjata sebelum ditembakkan. Makanya saat pistol meletus tangannya terbakar. Dan itu jelas terlihat,” tandasnya.

Terkait, kepemilikan senjata api itu, Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Himawan Sugeha, mengatakan, jika senjata api tersebut merupakan milik oknum anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, Brigadir Haryanto. Haryanto (bersama rekannya) berada di lokasi sejak pukul 23.00 Wita.

Dia memilih room 36 yang berada di lantai 3. Petugas yang diperbantukan di Samsat Makassar ini, meninggalkan rumah bernyanyi sekira pukul 01.03 wita. “Dia (Haryanto) menuju ke KFC Ratulangi. Saat pesan makanan tiba-tiba dia teringat senjatanya. Saat tiba, ternyata sudah ada kejadian itu. Rekan korban dan oknum polisi yang dimaksud sudah diamankan,” tambah, Anwar (*/una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya