HTTP Status[404] Errno [0]

Azis Qahhar Mudzakkar : Jangan Peralat Masjid untuk Politik Murahan

29 July 2012 02:07
Azis Qahhar Mudzakkar : Jangan Peralat Masjid untuk Politik Murahan
Azis Qahhar Mudzakkar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Azis Qahhar Mudzakkar

BugisPos.com — Anggota DPD RI Aziz Kahar Mudzakkar mengajak seluruh kandidat untuk konsisten tidak menjadikan masjid sebagai ruang politisasi selama proses Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2013.

“Semua harus konsisten untuk tidak melakukan politisasi di Masjid. Artinya jangan memperalat masjid untuk kepentingan politik murahan. Saya sepakat jika masjid jangan di politisasi,” kata Aziz usai memberikan ceramah di Pesantren Darul Aman Makassar, Rabu 25/7/12

Meskipun dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel mendampingi Ilham Arief Sirajuddin, dia mengingatkan agar kontestan tidak merusak masjid dengan memasang spanduk berdalih memberikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa.

“Bahkan kemudian meminta yang lain untuk tidak mempolitisasi masjid, tetapi pada kenyataannya berbeda, itu tidak konsisten namanya,” paparnya.

Dia menjelaskan, bicara politik di masjid itu tidak ada masalah, karena ajaran Islam meliputi seluruh aspek kehidupan, sosial, ekonomi, budaya, hukum, pemerintahan, kepemimpinan, serta politik. Itu semua ada didalam Al quran dan Hadits.

“Yang tidak benar apabila ustadnya menceramahkan politik di masjid, misalnya langsung mengatakan pilih si A. Jelas itu tidak benar, namun menjelaskan tentang keadilan, kepemimpinan yang di ulas dalam Al quran dan Hadits itu baru benar,” ulasnya.

Ketika ditanya apakah ada perubahan materi penyampaian menyusul adanya seruan dari Gubernur Patahana Syahrul Yasin Limpo agar tidak mempolitisasi masjid, jawab dia, mesti konsisten.

“Saya sejak dulu, sejak berpuluh puluh tahun yang lalu, pekerjaan saya, ya keluar masuk masjid. Sejak dulu saya ceramah tidak ada perubahan dalam materi ceramah,” tutur Ketua Komite Penegakan Syariat Islam ini seperti dirilis Antara News.

Ia mengemukakan, selama menjabat ketua KPPSI 12 tahun, penyampaian ceramah hanya soal syariat islam tidak ada usur politik. Dijelaskan, syariat islam banyak mulai masuk kamar mandi hingga masuk organisasi PBB (Perserikatan Bangsa ¿ bangsa) semua ada syariatnya.

Dalam silaturahmi itu, Aziz bertemu sejumlah pengurus pesantren Darul Aman, termasuk Pembina Pondok Pesantren Kyai H Munawar, juga merupakan mantan anggota DPRD Sulsel.

Ditempat berbeda Ustad Aziz menyempatkan berceramah di Madrasah Tsanawiyah An Nashar. Pada kesempatan itu Aziz menyumbangkan puluhan sarung kepada siswa yang tidak mampu untuk dipakai beribadah (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya