Presiden SBY : Fungsi Dana BOS Untuk Menghapus Pungutan di Sekolah

01 August 2012 05:26
Presiden SBY : Fungsi Dana BOS Untuk Menghapus Pungutan di Sekolah
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan penerapan sistem pengawasan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang dapat diakses oleh publik luas akan meminimalisasi penyelewengan BOS.
“Untuk memastikan BOS itu tersalur dengan baik, dilakukan monitoring dan evaluasi menggunakan teknologi informasi. Itu bagus sehingga bisa diakses oleh siapapun,” kata Presiden Yudhoyono saat sidang kabinet terbatas bidang pendidikan di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Selasa 31/7/12

Menurut Presiden, dengan menggunakan e-monitoring dan evaluasi yang baik, semua pihak dapat turut memastikan dana BOS mengalir tepat sasaran.

Pada kesempatan itu Kepala Negara kembali menekankan fungsi BOS untuk menghapus pungutan terhadap siswa dari sekolah. “Dengan BOS yang kita tingkatkan jumlahnya ini, benar-benar tidak perlu ada pungutan yang membebani orangtua siswa,” katanya merujuk pada peningkatan anggaran BOS pada 2012.

Ia mengatakan dalam beberapa tahun terakhir pemerintah secara bertahap meningkatkan besaran dana BOS. “Untuk sekolah dasar (SD) dan sederajat dari Rp397 ribu meningkat menjadi Rp580 ribu. Untuk sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat dari Rp570 ribu meningkat menjadi Rp710 ribu (per siswa per tahun),” katanya.

Presiden berharap kenaikan dana BOS itu dapat mengatasi kekurangan mutu pendidikan yang ada di daerah.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono itu, Mendikbud M Nuh melaporkan empat isu pokok yang dihadapi oleh Kemendikbud, yaitu ketersediaan dan keterjangkauan sekolah dan pendidikan, mutu dan relevansi pendidikan, pelestarian dan pengembangan kebudayaan, serta tata kelola yang baik (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya