HTTP Status[404] Errno [0]

Volume Sampah Makassar Meningkat 100 Ton Per Hari

01 August 2012 05:39
Volume Sampah Makassar Meningkat 100 Ton Per Hari
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Illustrasi

BugisPos — Volume sampah di Makassar, Sulawesi Selatan sejak memasuki ramadhan meningkat hingga 100 ton perhari.
“Ada peningkatan 100 ton perhari selama ramadhan, dari 400 ton di hari biasa menjadi 500 ton lebih perhari,” sebut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Makassar, Muhammad Kasim, di Makassar, Selasa 31/7/12

Ia menyebutkan, sampah yang paling banyak diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang adalah didominasi batok kelapa muda, kemudian sampah organik dan non organik.

Mengenai dengan armada pengangkutan sampah, kata dia, meskipun armada kurang dari 138 armada 8 unit diantaranya rusak, namun pengangkutan sampah di masyarakat tetap di maksimalkan.

“Idealnya armada pengangkutan sampah 200 unit guna menjamin kelancaran operasional, tetapi karena keterbatasan kita gunakan yang bisa beroperasi saja,” ucapnya seperti dikutip Antara News.

Untuk operasional pengangkutan sampah setiap harinya, tutur Kasim, beban kerja sangat berat karena kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini ketenagakerjaan yang hanya 488 orang yang seharusnya 500 orang pekerja.

Pemerhati Kota Makassar Imran Rasyid menyatakan, Pemerintah Kota Makassar mesti melakukan terobosan baru dalam masalah persampahan, dan tidak bersifat menunggu pengaduan laporan dari setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Seharusnya menjemput bola bukan menunggu bola. Artinya turun langsung ke lapangan mendengar keluhan warga dan mencari solusi persoalan secara cepat dan tepat. Jangan menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Data dari Bagian Pengaduan Pemkot tercacat ada 600 laporan pengaduan dari warga di 14 kecamatan. Dari isi laporan tersebut dominan masalah sampah serta petasan termasuk keberadaan Anak Jalanan, dan Pengemis selama Ramadahan.

Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar Mukhtar Tahir, mengakui pelaporan yang masuk di bagian pengaduan sebanyak 600 pengaduan.

“Memang rata-rata pengaduan masalah sampah, petasan dan keberadaan Anjal, Pengemis dan Gelandangan. Untuk itu kita koordinasikan ke instansi tekriat hingga ke polisi untuk menangani hal terebut,” katanya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya