HTTP Status[404] Errno [0]

Bantaeng akan Miliki Industri Pengolahan Nikel

03 August 2012 02:59
Bantaeng akan Miliki Industri Pengolahan Nikel
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Illustrasi

BugisPos — Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akan membangun industri pengolahan bahan tambang nikel (smelter nikel) melalui investasi patungan Indonesia-China.
Juru Bicara perusahaan patungan Indonesia-China, PT Arga Morini Indah, Lily melalui rilis Humas Pemkab Bantaeng di Bantaeng, Rabu, mengatakan, bahan baku nikel akan didatangkan dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui angkutan laut.

Industri pengolahan tersebut akan dibangun di Pajukukang Bantaeng, sekaligus akan dibangun pelabuhan khusus untuk memudahkan distribusi material tambang.

Dia mengatakan, bahan baku tambang yang akan diolah berkisar 700-900 metrik ton yang akan menghasilkan 50 ton nikel.

“Kami berharap komunikasi dengan pemerintah dapat berjalan baik agar tidak terjadi kesenjangan dalam membangun infrastruktur pendukung tersebut,” ujarnya seperti dirilis Antara News.

Sekretaris Kabupaten Bantaeng, Muhammad yasin menyatakan siap memuluskan rencana tersebut dan berjanji bahwa Pemkab Bantaeng akan memberikan kemudahan terkait perizinan.

Yasin berharap industri pengolahan nikel ini segera diwujudkan sehingga akan menambah pendapatan daerah, serta menyerap banyak tenaga kerja, sekaligus industri pengolahan tambang ini memiliki nilai strategis untuk bagi hasil pajak bagi Bantaeng.

Untuk daya listrik, akan dipasok dari pembangkit listrik milik Bosowa Grup yang baru rampung dibangun di Kabupaten Jeneponto yang berbatasan dengan Bantaeng (gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya