HTTP Status[404] Errno [0]

Jokowi: Benar, Pak JK yang Minta Saya Ikut Pilgub DKI

05 August 2012 16:18
Jokowi: Benar, Pak JK yang Minta Saya Ikut Pilgub DKI
Jokowi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Jokowi

BugisPos — Fakta baru mengenai keberadaan Jokowi di pilgub DKI terungkap. Dia ternyata diminta ikut berkompetisi pertama kali oleh mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Karena diminta JK, Wali Kota Solo ini datang ke Jakarta meski tanpa persiapan.

“Memang betul Pak JK yang telepon saya. Saya nggak punya duit, kata Pak JK ‘itu gampang nanti saya bicara sama Bu Mega’,” ujar Jokowi.

Hal itu disampaikan dalam talkshow yang digelar di kediaman anak JK di Jl Sekolah Duta V No 42A, Pondok Indah, Jaksel, Minggu (5/8/2012).

Kemudian Jokowi mendapat SMS yang isinya meminta dia datang ke Jakarta untuk mendaftar pencalonan cagub DKI. Waktu itu Jokowi tidak memiliki persiapan apapun.

“Saya juga nggak mimpi, nggak bayangin bisa jadi cagub DKI. Saya merasa kecil. Pikiran saya, paling hanya figuran,” ucap Jokowi yang maju di pilgub DKI dengan cawagub Ahok.

Karena nggak punya uang, maka menurut Jokowi dia akan kesulitan mengundang warga demi sosialisasi. Karena setidaknya harus keluar uang untuk membayar gedung dan makanan.

“Saya nggak punya duit, makanya saya datang ke kampung-kampung, ke rumah-rumah karena gratis,” kata dia seperti dikutip detik.com

Dalam kesempatan yang sama, sebelumnya JK menyatakan bahwa dirinyalah yang pertama kali meminta datang untuk berlaga di Pilgub DKI. “Yang pertama minta Jokowi ke Jakarta saya. Waktu saya itu saya telepon, sudahlah ngurusin Solo, urusin Jakarta. Jokowi bilang ‘bagaimana caranya, saya nggak punya uang, lewat apa?’ Saya jawab lewat PDIP. Masalah uang, Bu Mega baik,” ujar JK.

Setelah menelepon Jokowi, JK lantas membicarakan hal tersebut dengan Megawati. Kepada Mega, JK mengatakan tidak bisa menjamin Jokowi menang. Namun JK menjamin akan membantu.

“Nanti babak kedua baru saya bantu, sudah tidak ada Didik, Alex, kan itu teman saya jadi nggak enak. Kalau putaran kedua kan nggak ada. Jakarta harus diatur secara bersama, kalau Foke tidak mau bersama selalu sendirian saja,” papar mantan wapres ini (*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya