HTTP Status[404] Errno [0]

Korupsi Sewa Mobdin,GM PLN Jadi Tersangka

05 August 2012 06:35
Korupsi Sewa Mobdin,GM PLN Jadi Tersangka
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Illustrasi

BugisPos — Pelaksana Tugas General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jaringan Sulawesi, Maluku dan Papua, Suaib Sakariah, ditetapkan menjadi tersangka korupsi penggelembungan anggaran sewa kendaraan dinas.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, Suaib Sakariah resmi ditetapkan menjadi tersangka dalam hal korupsi penggelembungan anggaran sewa kendaraan dinas,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Achmad Sopari di Makassar, Jumat 4/8/12

Berdasarkan data yang diterima, anggaran sewa menyewa kendaraan dinas itu membengkak dari tahun sebelumnya yang hanya Rp2 miliar menjadi Rp3,7 miliar, dengan tipe kendaraan yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk 26 unit berkerjasama, dengan pihak rekanan dari PT Sanggar Laut Manado.

Anggaran sewa itu untuk satu unit Mitsubishi Pajero yang diperuntukkan bagi GM PLN pada tahun anggaran 2011 hanya Rp12,5 juta per bulan, namun dibengkakkan menjadi Rp20 juta.

Untuk enam unit kendaraan Toyota Kijang Innova yang diperuntukkan bagi para manajer, yang anggaran sebelumnya hanya Rp7 juta membengkak menjadi Rp12 juta/bulan.

Empat unit kendaraan dinas Honda Freed yang diperuntukkan bagi manajer bidang dipatok dengan sewa senilai Rp11,5 juta untuk satu unitnya dalam sebulan. Sementara sewa tiga unit mobil Toyota Rush dianggarkan Rp9 juta per unit/bulan.

Dia mengisaratkan bahwa tersangka dalam kasus ini akan terus bertambah, seiring dengan proses penyidikan lanjutan yang akan dilakukan tim di bagian tindak kriminal khusus Polda Sulsel nantinya.

“Yang jelas, korupsi itu tidak mungkin dilakukan oleh satu orang saja, melainkan pasti dilakukan secara berjamaah,” ujarnya seperti dirilis Antara News.

Penetapan Suaib sebagai tersangka awal dalam kasus ini berdasarkan dengan pelanggaran pasal yang disangkakan penyidik yakni pasal 2 dan 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantsan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Suaib Sakariah yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya justru mempertanyakan status dirinya dijadikan sebagai tersangka pada kasus sewa mobil dinas rtersebut.

Diakuinya, saat ini Suaib sama sekali belum mendapatkan informasi perihal penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi.

“Hanya itu yang saya bisa sampaikan. Jadi saya sampai saat ini belum tahun perihal penetapan itu,” katanya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya