HTTP Status[404] Errno [0]

Rute Majene-Nunukan Tengah Dirintis

13 August 2012 14:08
Rute Majene-Nunukan Tengah Dirintis

Bugis Pos — Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Majene tengah merintis rute baru untuk pelayaran kapal penumpang. Rencananya, akan dibuka rute pelayaran Kabupaten Majene-Kabupaten Nunukan, Kaltim.
Kepala KUPP Majene, Agus Melsih kepada reporter Fajaronline mengatakan, selama ini pihaknya telah merintis jalur pelayaran Majene menuju Kota Baru, Kalsel. Rute itu dirintis melalui pengadaan kapal perintis yang disediakan pemerintah pusat yang berfungsi sebagai kapal angkutan barang maupun penumpang.

Agus mengatakan, dengan adanya kapal tersebut menjadi peluang terbukanya jalur pelayaran yang lebih intensif antara Sulbar, utamanya Majene dengan beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan.

Selama ini, kata dia, sebagian besar warga Majene yang mencari kerja di Kalimantan telah menyebar di beberapa provinsi dan telah lama menetap. Namun, kata Agus, mereka dianggap masih sangat membutuhkan fasilitas transportasi yang lebih murah untuk pulang kampung.

“Untuk itu, kami sementara merintis kapal yang bisa menghubungkan Majene dengan beberapa kabupaten di Kalimantan sehingga akan membuka peluang menguntungkan bagi kedua daerah sebab dengan jalur pelayaran tersebut salah satunya membuka akses perekonomian,” ujarnya, Kamis, 9 Agustus.

Agus mengatakan, pihaknya bukan hanya sebatas memfasilitasi warga yang membutuhkan sarana transportasi laut yang dianggap lebih murah dibanding menggunakan jalur udara, namun dengan adanya tambahan rute, maka akan membuka peluang kerja sama antara warga, pengusaha, bahkan pemerintah di dua tempat yang menjadi jalur pelayaran.

Selama ini, kata Agus, Kalimantan dianggap membutuhkan sejumlah bahan pokok yang biasanya didatangkan melalui Parepare. Begitu pula sebaliknya, tergantung kebutuhan apa saja yang dibutuhkan tergantung pada masing-masing tempat memiliki keunggulan berbeda.

“Ini merupakan peluang bagi Majene untuk membuka jalur sendiri selain menggunakan jalur Parepare. Sebab selama ini sebagian besar jalur distribusi kebutuhan seharunya ditujukan ke Majene dan sebaliknya. Namun selama ini masih terhambat oleh sarana dan prasarana. Salah satunya adalah pelabuhan dan kapal angkutan,” terangnya.(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya