HTTP Status[404] Errno [0]

Tim Pemenangan Garuda-Na Ancam Gugat KPU Sulsel

13 August 2012 14:03
Tim Pemenangan Garuda-Na Ancam Gugat KPU Sulsel
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel 2013, Andi Rudiyanto Asapa dan Andi Nawir yang akrab disebut Garuda-Na. Tim pemenangan Garuda-Na akan menggugat KPU Sulsel terkait kejanggalan Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel 2013, Andi Rudiyanto Asapa dan Andi Nawir yang akrab disebut Garuda-Na. Tim pemenangan Garuda-Na akan menggugat KPU Sulsel terkait kejanggalan Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4).

Bugis Pos — Tim pemenangan pasangan Rudianto Asapa-Andi Nawir (Garuda-na) mengancam akan mengugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan karena dinilai ada kejanggalan Data Pemilih Tetap (DPT).
“Ada kejanggalan DP4 yang diterima KPU Sulsel melalui Pemprov Sulsel, bahkan data itu berbeda dengan data BPS tentang DPT, ” kata anggota Tim Garuda-na Yarifai Mappeay kepada Antara di Makassar.

Wakil Ketua Politik Keamanan dan Daerah (Polkamda) DPD Partai Gerindra Sulsel itu menyebutkan, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diberikan Pemprov Sulsel ke KPU Sulsel tidak sesuai dengan hitungan jumlah pemilih sekitar 7,2 juta jiwa.

Bahkan bila dikalkulasi untuk syarat bakal calon perseorang yang dilansir KPU melalui media massa sekitar 392 ribu dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari empat persen jumlah pemilih, lanjut dia, tidak sesuai dengan jumlah penduduk.

“Kalau dukungan perseorangan 392 ribu KTP kemudian dibagi empat persen, maka jumlah penduduk Sulsel akan membengkak hingga 9,8 juta jiwa bukan 7,2 juta jiwa. Jelas ini merugikan kandidat, makanya kami akan ajukan gugatan bila tidak direvisi,” katanya.

Pihaknya berharap agar dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel pada 22 Januari 2013, KPU bersikap netral dan pilkada berjalan bersih dari intervensi pihak tertentu.

“Lebih baik kita menggugat di awal dari pada menggugat pada saat jalannya proses tahapan pemilihan,” katanya.

Diketahui pasangan Garuda-na akan menempuh jalur perseorangan dikarenakan syarat dukungan partai 15 persen tidak terpenuhi.

Sementara itu Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas menyatakan, apabila tim Garuda-na ingin melayangkan gugatan hukum, pihaknya mempersilakan asalkan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan mampu memperjelas apa isi tuntutan tersebut.

“Kalau mau menggugat DP4 silakan gugat ke Pemprov karena datanya diberikan ke kita. Kalaupun KPU dituntut kita siap asalkan sesuai dengan prosedur dan menujukkan bukti-bukti valid yang ada,” tandasnya.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya