HTTP Status[404] Errno [0]

Genjot Fisik, Timnas Piala AFF Latihan ala Militer

22 August 2012 04:08
Genjot Fisik, Timnas Piala AFF Latihan ala Militer
Timnas persiapan piala AFF 25 Agustus mendatang, latihan ala militer untuk menggenjot fisik demi mencapai target menembus babak final.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Timnas persiapan piala AFF 25 Agustus mendatang, latihan ala militer untuk menggenjot fisik demi mencapai target menembus babak final.

Bugis Pos — Latihan fisik ala militer akan dilakukan timnas Indonesia pada pemusatan latihan tahap kedua jelang Piala AFF, 25 Agustus mendatang. Menurut Penanggungjawab timnas, Bernhard Limbong latihan fisik ala militer ini demi meningkatkan level fisik pemain untuk bermain 90 menit.

“Nanti latihannya akan berlangsung di kompleks militer Angkatan Udara di Halim,” kata Bernhard Limbong kepada Republika online.

Dia yakin, latihan fisik militer akan sangat berguna. Selain meningkatkan ketahanan fisik, latihan ala militer diharap mampu mempertebal mental dan kedisiplinan. “Tentu semua latihan akan berlangsung dengan suasana yang fun dan intinya kita ingin fisik pemain kembali pulih,” ujarnya.

Faktor fisik, kata Limbong, merupakan hal yang sedang disorot pelatih Nilmaizar. Kenyataan bahwa sebagian pemain mejalankan ibadah ramadhan dan sedang libur kompetisi ditenggarai sedikit menurunkan level kebugaran.

Hal itu terbukti saat timnas melakukan uji coba melawan klub Liga Spanyol, Valencia. “Jadi setelah uji coba itu, tim pelatih melihat faktor fisik harus diperbaiki,” ungkapnya.

Pemain timnas yang dipanggil ke pemusatan latihan 25 Agustus:Kiper: Wahyu Tri, Endra Prasetya, Samsidar

Bek: Hengky Ardilles, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdhan, Abdulrahman, Novan Setya, Valentino, Nopendi, Diego Michiels, Fachruddin

Tengah: Hendra Adi Bayauw, Elie Aiboy, Jajang Paliama, M. Nur Iskandar, Vendri Mofu, M. Taufik, Oktavianus Maniani, Andik Vermansyah, Rendi Irawan, M. Rasyid Akbar

Penyerang: Patrich Wanggai, Irfan Bachdim, Ferdinand Sinaga, Samsul Arif, Yosua Pahabol, Titus Bonai, Agung Supriyanto.(gafar)

————————–

Olah raga

 Â

Pertina akan mulai menerapkan system penjurian dengan standar Amateur Boxing Federation (FIBA) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.

Pertina Terapkan Standar FIBA di PON

Bugis Pos — Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) akan menerapkan sistem penjurian sesuai standar International Amateur Boxing Federation (FIBA) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.

Direktur Pertandingan PB Pertina John Amanupunyo kepada Antara di Makassar, mengatakan, “Sistem penjurian FIBA baru diterapkan di PON dan sudah kami sosialisasikan kepada seluruh peserta PON sehingga tidak lagi melakukan protes saat pertandingan.”

Untuk sistem penjurian baru tersebut, kata Direktur Pelatnas PB Pertina tersebut, setiap wasit hakim memiliki hak memberikan nilai tanpa harus menunggu keputusan wasit hakim yang lainnya.

Sesuai peraturan sebelumnya, setiap petinju baru mendapat satu poin jika ada tiga wasit hakim yang memencet poin secara bersamaan. Bedanya dengan aturan sekarang justru tidak perlu dan setiap wasit hakim bisa memberikan penilaian.

“Satu wasit saja sudah dapat memberikan poin. Intinya dengan penjurian ini setiap atlet dituntut untuk lebih berani melakukan pukulan agar peluangnya mendapatkan poin lebih besar,” ujarnya.

Khusus untuk tim Sulsel, lanjutnya, juga telah mengetahui mengenai penerapan aturan baru di PON 2012. Pihaknya juga berharap seluruh atlet dan pelatih dari sejumlah daerah bisa mengetahui sehingga pelaksanaan PON berjalan baik.

Pengprov Pertina Sulsel pada PON 2012 mengirimkan dua wasit hakim yakni Faizal dan Hamsia. Keduanya akan ditugaskan pada pertandingan putri di PON XVIII Riau, 9-20 September 2012.

“Untuk atlet Sulsel telah menerapkan aturan itu dalam setiap latihan yang digelar. Mudah-mudahan dengan aturan baru membuat persaingan semakin ketat,” ujarnya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya