HTTP Status[404] Errno [0]

Anggaran Pendidikan Harus Diprioritaskan Untuk Pendidikan Guru

23 August 2012 02:34
Anggaran Pendidikan Harus Diprioritaskan Untuk Pendidikan Guru
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Illustrasi

BugisPos — Pemerintah mengalokasikan Rp331, 8 triliun untuk anggaran sektor pendidikan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2013. Jumlah tersebut selain telah memenuhi amanat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN merupakan peningkatan 6,7% dibanding anggaran yang dialokasikan tahun ini sebesar Rp310,8 triliun.
Menurut Pengamat Pendidikan Romo E Baskoro, kenaikan anggaran pendidikan tersebut akan dinilai efektif apabila sesuai dengan perencanaan, implementasi yang tepat serta adanya evaluasi anggaran.

“Nah, dilihat dulu pendidikan yang seperti apa? Pendidikan kan artinya luas. Bisa saja masing-masing departemen nanti mengambil dari dana tersebut. Harus ada akuntabilitasnya. Jadi orang bisa lihat pemakaiannya,” ujarnya Selasa 21/8/12 seperti dirilis MICOM.

Baskoro menambahkan, kenaikan anggaran pendidikan tersebut harus lebih diperioritaskan kepada pendidikan guru. Dirinya mencontohkan upaya pemerintah dalam menyelenggarakan Uji Kompetensi Guru (UKG) adalah salah satu tindakan yang tidak jelas peruntukannya.

Dikarenakan, lanjutnya, banyak dari pihak guru yang merasa ketakutan dengan adanya UKG yang dari persiapannya pun tidak tegas.

“Dana itu kemudian juga bisa diprioritaskan untuk infrastruktur sekolah. Masih banyak sekolah-sekolah yang tak layak pakai. Dana banyak tetapi kalau tidak ada kontrol sama saja nantinya,” pungkasnya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya