HTTP Status[404] Errno [0]

Wartawan NuansaTV Palu yang Kena Tembak Dirujuk ke Makassar

24 August 2012 03:42
Wartawan NuansaTV Palu yang Kena Tembak Dirujuk ke Makassar
Berbagai jenis senapan angin yang digunakan warga menembak dan mengenai leher wartawan NuansaTV Palu, Salahuddin, Selasa 921/8/2012).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Berbagai jenis senapan angin yang digunakan warga menembak dan mengenai leher wartawan NuansaTV Palu, Salahuddin, Selasa 921/8/2012).

Bugis Pos — Wartawan NuansaTV Palu Salahuddin alias Ala saat ini dirawat di RS Pendidikan Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Wartawan kena tembak di bagian leher ini tiba di Makassar, Kamis (23/8/2012) kemarin dan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan RS Pendidikan Dr Wahidin.

Sebelumnya, direncanakan Ala akan dirujuk ke RS Mitra Keluarga Surabaya. Dia dirujuk guna  menjalani operasi pengangkatan peluru senapan angin yang masih bersarang di lehernya di RS Mitra Keluarga Surabaya.

Namun rencana itu berubah. Pimpinan redaksi Nuansa TV Palu ini malah dirujuk ke RS Pendidikan Dr Wahidin di Makassar. Peluru itu bersarang di urat nadi leher sehingga membutuhkan dokter khusus untuk menanganinya.

Salahuddin terkena tembakan senapan angin milik warga saat sedang meliput bentrok di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Selasa siang (21/8/2012).

Ala adalah seorang juru kamera yang kerap meliput peristiwa kriminal serta konflik sosial di Kota Palu dan sekitarnya. Saat meliput bentrok antarwarga di Marawola, Selasa, Ala datang lebih awal dibandingkan rekan-rekannya sesama jurnalis di tempat kejadian pada sekitar pukul 08.30 WITA.

Beberapa saat kemudian, bentrok susulan antarwarga kembali pecah. Saat berada di belakang sejumlah anggota TNI dan sedang mengabadikan suasana bentrok, tiba-tiba Ala jatuh pingsan.

“Saya merasakan leherku panas dan kaku. Ketika sadar saya sudah terbaring di rumah sakit,” kata Ala di rumah sakit.

Ala memang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah oleh sejumlah personil TNI Angkatan Darat dan Kepolisian Resor Donggala. Saat ini,

Bentrok di Marawola sendiri terjadi sejak Senin (20/8) dini hari, dan mengakibatkan seorang warga tewas dan lima rumah terbakar. Bentrok yang telah terjadi beberapa kali itu berlokasi hanya ratusan meter dari Mapolsek Marawola dan Koramil Marawola.

PWI Wajo Kecam Penembakan Wartawan Palu

Bugis Pos — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Wajo mengecam pelaku penembakan terhadap Salahuddin wartawan Nuansa TV Palu yang tertembak saat bertugas pada peristiwa kriminal serta konflik sosial di Kota Palu. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PWI Perwakilan Wajo Andi Haeril Manggabarani melalui Sekertaris PWI Perwakilan Wajo Abd Rasyid kepada Tribun Timur, Kamis (23/8).

“Kami atas nama PWI Perwakilan Wajo mengutuk pelaku penembakan terhadap wartawan Nuansa TV Palu dan meminta pihak berwajib untuk menindak pelaku sesuai undang-undang,” Jelas Rasyid.

Lebih lanjut, Rasyid mengharapkan kepada seluruh wartawan untuk mendoakan Salahuddin, wartawan NuansaTV Palu agar senantiasa mendapatkan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang dialami karena Salahuddin adalah rekan seprofesi sebagai aksi solidaritas dan kepedulian wartawan. Ia juga berharap agar pihak berwajib diharapkan mengusut tuntas pelaku penembakan tersebut.

Sekedar diketahui bahwa, Salahuddin adalah seorang juru kamera yang meliput peristiwa kriminal serta konflik sosial di Kota Palu. Saat meliput bentrok antarwarga di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Selasa 21 agustus kemarin ia terkena tembakan di bagian leher belakang.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya