HTTP Status[404] Errno [0]

Korban Gempa Sigi Sebagian Belum Mendapat Bantuan

25 August 2012 04:30
Korban Gempa Sigi Sebagian Belum Mendapat Bantuan
Korban Gempa Sigi berkekuatan 6,2 SR yang terjadi Sabtu, (18/8/ 2012) yang masih ada di pengungsian sampai saat ini sebagian belum mendapat bantuan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Korban Gempa Sigi berkekuatan 6,2 SR yang terjadi Sabtu, (18/8/ 2012) yang masih ada di pengungsian sampai saat ini sebagian belum mendapat bantuan.

Bugis Pos — Hingga kini beberapa warga korban gempa belum dapat bantuan dari pemerintah, khususnya di beberapa desa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Di lokasi pengungsian memang beberapa warga belum mendapatkan bantuan.

Lain halnya dengan warga desa Salua dan Tufa sehari sesudah  gempa langsung dapat bantuan. “Belum ada bantuan dari pemerintah, saya masih mengungsi di belakang rumah pakai tenda di pohon coklat. Kami butuh selimut makanan, obat-obatan buat anak-anak yang sudah mulai sakit-sakitan”, ujar salah seprang warga pengungsi, Jumadin kepada Berita Daerah.com.

Tampak terlihat puluhan TNI memasang dapur umum, untuk masyarakat di lokasi yang  terkena gempa. Memang untuk mengarah ke Kulawi, terakhir mendapat bantuan mengingat  jalan yang ditempuh sangat sulit untuk dilewati karena jalan tertimbun longsoran dan beberapa tiang listrikpun putus, akibat tertimpa pohon.

Sebanyak 917 orang mengungsi akibat gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka tersebar di tiga titik pengungsian di Kecamatan Lindu. Sedangkan beberapa korban lain tinggal di halaman rumah mereka.

“Mereka tidak berani kembali ke rumah karena trauma,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat dihubungi Tempo, Rabu, 22 Agustus 2012. Berdasarkan data terakhir, sebanyak 471 rumah rusak akibat gempa ini.

Menurut Sutopo, Kecamatan Lindu merupakan daerah dengan dampak terparah akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter pada Sabtu, 18 Agustus 2012. Akses jalan tertutup karena longsor.

Untuk mengirim bantuan kepada korban gempa di Kecamatan Lindu, BNPB menggunakan helikopter. Sutopo mengatakan hingga kemarin ada 29 kali penerbangan yang mengirim bantuan.

Selain mengirim bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan peralatan seperti terpal, penerbangan itu juga mengirim dokter-dokter provinsi untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas Kecamatan Lindu. Sutopo mengatakan kebutuhan obat akan cukup hingga lima hari ke depan.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya