HTTP Status[404] Errno [0]

Warga Antang Spontan Bangun Posko IA yang Dibakar

25 August 2012 04:39
Warga Antang Spontan Bangun Posko IA yang Dibakar
Posko IA di Jln poros Tamangapa Raya Antang yang dibakar orang tak dikenal kembali dibangun.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Posko IA di Jln poros Tamangapa Raya Antang yang dibakar orang tak dikenal kembali dibangun.

Bugis Pos — Sejumlah warga dan tokoh masyarakat Manggala berbondong-bondong memberikan sumbangan ala kadarnya untuk pembangunan kembali Posko Ilham-Aziz (IA) yang dibakar. Aksi pembakaran Posko Rumah Rakyat IA oleh oknum tidak dikenal menuai simpati dari warga Kecamatan Manggala Antang dan sekitarnya.

Sejumlah warga berlomba-lomba memberi sumbangan untuk pembangunan ulang pos pemenangan tersebut. Ada yang memberi uang ada juga yang menyumbang material seperti seng bekas dan bambu tua.

Gerakan warga Manggala ini spontasnitas belaka. Sumbangan terkecil warga ada pecahan Rp5 ribu, dan beberapa di antaranya pecahan Rp20 ribu.

Tokoh masyarakat Manggala, H Safril Razak yang dipercaya memegang uang sumbangan masyarakat tersebut menaksir nilai uang dan material yang terkumpul mencapai Rp15-an juta.

“Beberapa masyarakat juga sudah menanyakan kapan posko tersebut akan dibangun kembali. Yang tidak punya uang mau menyumbang tenaga. Warga bersepakat membangun secara gotong royong,” kata pengusaha kayu di Antang ini kepada Fajar.

Safril menegaskan respons warga itu menjadi cerminan masyarakat Manggala tidak akan mundur hanya karena pembakaran itu. “Apalagi, pembakarnya beraksi saat posko lagi kosong,” tegasnya lagi.

Sementara itu, komitmen untuk menciptakan pilgub damai butuh keseriusan kandidat, termasuk relawan dan simpatisan. Tanda bintang untuk Sulsel sebagai daerah yang rawan dalam pilgub mulai memperlihatkan bukti.

Saat pilgub makin dekat, sejumlah kejadian yang mencederai demokrasi karena mengundang benturan terus terjadi. Setelah perusakan baliho, aksi yang lebih brutal merembes ke posko tim pemenangan IA.

Posko IA di Jalan Tamanggapa Raya, Antang dibakar hingga nyaris rata dengan tanah. “Itu perilaku yang bisa pancing benturan massa pendukung, karena akan ada upaya saling membalas dengan melakukan hal serupa. Ini indikasi pilgub Sulsel rawan. Ini perlu dibaca KPU, Panwaslu, polisi, pemerintah, kandidat, partai dan seluruh tim suksesnya,” kata pengamat politik Unhas, Adi Suryadi Culla, Kamis, 23 Agustus.

Perlu ada instrospeksi dan evaluasi atas komitmen kandidat untuk pilgub damai. “Selama ini semua kandidat apakah itu Syahrul, Ilham, dan Rudiyanto selalu katakan ingin ciptakan pilgub damai. Karena itu harus evaluasi tim, karena saya kira manajemen pergerakan massa ini yang tidak terkontrol dengan baik,” sebut Adi Culla.

Faktor yang menyebabkan kejadian ini sambung Adi Culla, karena rivalitas yang kuat serta kompetisi yang ketat khususnya antara pasangan Sayang dengan IA. Indikasinya, atribut milik Garuda-Na sejauh ini masih aman dan tidak terganggu. Belum lagi kalau sudah dibayangi perasaan tersaingi oleh kandidat tertentu, sehingga melahirkan sentimen politik.

“Tapi bisa jadi itu berdampak positif kalau bisa menjadi bagian pendidikan politik bagi masyarakat untuk cerdas memilih, tapi dampak negatifnya tentu lebih banyak dilihat karena itu merusak demokrasi,” urai Adi Culla.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya