HTTP Status[404] Errno [0]

JK : Pengungsi Rohingya Ingin ke Australia

26 August 2012 08:59
JK : Pengungsi Rohingya Ingin ke Australia
AP/Anurup Titu/vg
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

AP/Anurup Titu/vg

BugisPos — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menjelaskan banyak pengungsi dari konflik Rohingya yang ingin pergi ke Australia.
JK mengaku memang ada beberapa pengungsi yang berada di Indonesia dan tujuan mereka ialah ingin menyebrang ke ‘Negari Kangguru’ tersebut.

“Mereka umumnya merupakan pengungsi ekonomi yang ingin mencari kehidupan yang lebih baik di Australia. Indonesia hanya merupakan langkah pertama untuk ke sana,” ujar JK saat ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (25/8).

Menurut mantan wakil presiden RI periode 2004-2009 itu, niat mereka untuk mengubah nasib sangat baik dan bukan karena alasan di negara asalnya, tapi mungkin akan sulit tercapai karena terbentur regulasi Australia.

“Australia memang bisa menerima mereka (para pengungsi) dan pendapatan di sana tinggi, tapi mereka kan ketat ya. Lagi pula tidak mungkin juga bekerja di Indonesia, di sini kan gaji rendah dan mereka juga kurang bisa berbahasa Indonesia,” kata Kalla

Lebih lanjut JK menjelaskan bahwaƂ para pengungsi tersebut masih harus menunggu kejelasan status mereka dari badan PBB untuk urusan pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR), baru bisa pergi ke Australia.

Sebanyak delapan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) diberangkatkan ke Myanmar dalam rangka bantuan kemanusiaan bagi korban konflik Rohingya pada Sabtu (25/8) sampai Jumat (31/8) besok.

Mereka datang membawa logistik untuk para korban konflik yang ada di Rakhine, Myanmar. Ketua tim relawan Letjen TNI (Purn) Sumarsono, mengatakan nilai barang-barang yang akan didistribusikan ke sana mencapai Rp1 miliar (*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya