HTTP Status[404] Errno [0]

Mengintip National Museum of Singapura

27 August 2012 05:30
Mengintip National Museum of Singapura
Salah satu patung di National Museum of Singapore
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Salah satu patung di National Museum of Singapore

BugisPos — Baru pertama kali ke Singapura? Ada baiknya Anda mengenal negeri Merlion ini di National Museum of Singapore. Pelancong akan dikenalkan lebih banyak tentang serba-serbi Singapura.
Orang bijak bilang, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya sendiri. Begitu pun dengan Singapura (710,2 kilometer persegi) yang secara geografis lebih kecil dari Provinsi DKI Jakarta (740,3 kilometer persegi). Hal itu tidak serta merta membuat negara ini meninggalkan peradabannya, tulis detik.com
Hebatnya, Singapura membungkus sejarah tersebut dengan sentuhan modern sehingga dapat dijual sebagai salah satu objek wisata. Apalagi jika bukan di National Museum of Singapore.
Sejatinya di Singapura terdapat belasan museum yang tak kalah menariknya. Tetapi, National Museum of Singapore merupakan yang paling saya rekomendasikan. Bukan hanya karena sebagai museum yang paling tua, tapi di sinilah segala informasi tentang riwayat hidup Singapura bisa Anda dapatkan.
Bangunan museum yang didominasi warna putih ini berdiri tegap di 93 Stamford Road dan bisa dicapai menggunakan MRT jurusan Dhobby Gaut. Untuk masuk ke museum ini, pelancong diwajibkan membayar tiket seharga SGD 10 atau Rp 76.300. Namun, bila Anda seorang mahasiswa akan dikenakan biaya seharga SGD 5 atau sekitar Rp 38.200.
Seperti museum pada umumnya, National Museum of Singapore seluruhnya berisikan tentang sejarah dan perkembangan negara yang memiliki ikon Singa Merlion ini dari zaman ke zaman.
Akan tetapi, ada yang membuatnya berbeda yaitu cara pengelola museum menyampaikan informasi. Tidak hanya menampilkan patung, alat rumah tangga zaman dahulu, kain tradisional, slide, atau video. Di lokasi ini juga disediakan fasilitas Audio Interactive Guide yaitu semacam alat pendengar khusus melalui headset yang akan menjelaskan semua hal yang Anda lihat di dalam museum.
Alat ini berbentuk seperti Ipad yang dilengkapi dengan 4 bahasa, yakni Inggris, Mandarin, Malaysia, dan Jepang. Caranya, pelancong tinggal memasukkan kode-kode tertentu, kemudian dimasukkan dalam kolom yang tersedia pada alat yang sudah disediakan.
Selain itu, yang paling saya nikmati saat berkunjung ke museum ini adalah pemutaran film 3D mengenai sejarah Singapura. Penontonnya mema sedikit karena jumlahnya dibatasi. Dalam pertunjukkan ini traveler disuguhkan dengan film hitam putih yang menceritakan asal-usul Negara Singapura.
Museum 3 lantai ini dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 17.30 waktu Singapura. Bila tertarik mengunjungi museum ini, ada baiknya Anda mengalokasikan waktu minimal 2 jam untuk mengeksplor seluruh isi museumnya.
Pastikan National Museum of Singapore masuk dalam agenda kunjungan Anda di Singapura. Ada banyak pelajaran dan pengetahuan tentang Singapura di tempat ini (*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya