HTTP Status[404] Errno [0]

PSBM XIII Ditutup, Hasilkan Beberapa Poin Rekomendasi Membangun Sulsel

27 August 2012 05:14
PSBM XIII Ditutup, Hasilkan Beberapa Poin Rekomendasi Membangun Sulsel
Mantan Wapres RI HM Jusuf Kalla (JK) disela-sela acara PSBM XIII.

Mantan Wapres RI HM Jusuf Kalla (JK) disela-sela acara PSBM XIII.

BugisPos — Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XIII ternyata memberikan perhatian yang tinggi pada kondisi infrastruktur jalan di Sulsel. Hal ini terbukti dengan dimasukkannya masalah transportasi dalam salah satu rekomendasi yang dihasilkan.

”Rekomendasi kesembilan adalah masalah transportasi yang mesti memperhatikan tiga hal penting yakni kebersihan, keselamatan dan harga jual pasar,” ungkap Ketua SC PSBM XIII Muh Lutfi di Anjungan Pantai Losari Makassar semalam, sebagaimana dikutip dari Makassar Terkini.

Kondisi jalan di Sulsel saat ini memang banyak yang telah mengalami kerusakan yang parah. Beberapa diantaranya adalah di bagian Selatan Sulsel yakni poros Bantaeng-Bulukumba. Selain itu, kerusakan jalan juga sudah mulai terlihat di beberapa titik di jalur tengah Maros-Bone.

Jalur transportasi yang juga mulai mengalami kerusakan yang tinggi adalah jalur Bone-Sinjai. Sedangkan, pembangunan jalanan poros trans Sulawesi Makassar- Parepare yang pembangunannya dimulai sejak 2007 lalu sampai saat ini belum juga rampung.

Kondisi tersebut ternyata merupakan salah satu poin yang menjadi rekomendasi para pengusaha Sulsel agar dibenahi. Sebelumnya, saat memberikan ceramah pada pembukaan PSBM XII mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla juga sempat menyinggung pentingnya sarana infrastruktur terutama sarana transportasi yang dinilai sebagai salah faktor pertumbuhan ekonomi daerah.

”Semua hal harus saling mendukung untuk meningkatkan ekonomi daerah, mulai dari stakeholder, para pengusaha dan juga sarana transportasi untuk mengangkut hasil usaha masyarakat dan petani kita,” kata Jusuf Kalla.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada kesempatan yang sama juga telah melontarkan pernyataan di hadapan para pengusaha Sulsel untuk segera merampungkan penyelesaian jalur utara Makassar-Parepare yang sampai saat ini belum rampung.

”Saya sudah sering mendapat teguran dari Pak JK terkait kondisi jalan Makassar- Parepare, saya janji jalan tersebut akan rampung dalam enam bulan ke depan,” kata Syahrul.

Selain menyoroti masalah transportasi,PSBM XIII juga memberikan rekomendasi kepada pembangunan dunia usaha di Sulsel. Bahkan, hal tersebut paling banyak disinggung dalam 13 poin rekomendasi PSBM XII. Beberapa diantaranya adalah, meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.

Kadin juga diminta mesti terus membantu untuk pengembangan usaha masyarakat Sulsel. PSBM XIII juga merekomendasikan perlunya ada kerjasama dan sinergitas dan kerjasama antara Kerukukan Keluarga Sulsel (KKSS) dan Kadin dalam memajukan daerah Sulsel. PT Kawasan Industri Makassar (Kima) juga mendapat perhatian untuk terus mempertahankan lahannya agar tetap digunakan sebagai kawasan industri.

Masalah budaya juga menjadi salah satu perhatian dan dimasukkan dalam rekomendasi PSBM XIII tahun ini.Peserta merekomendasikan perlunya penerapan dan penegasan akhlak dan budaya masyarakat Sulsel sejak dini. Selain itu, masalah pendidikan juga dimasukkan dalam rekomendasi tersebut.

Yakni perbaikan kurikulum lokal dan keharusan memasukkan bahasa daerah di dalam kurikulum wajib pembelajaran.”Rekomendasi keempat adalah masalah kurikulum lokal yang semestinya menjadikan bahasa daerah sebagai kurikulum wajib dalam pembelajaran,” kata Lutfi.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang menjamu para pengusaha tersebut dalam rangkaian penutupan PSBM XIII, Minggu (26/8/2012) mengharapkan para pengusaha dapat terus menjaga silaturahmi agar dapat terus membangun daerahnya.

”Tentu saja untuk membangun Makassar dan Sulsel ini dibutuhkan peran serta dan sumbangsi dari para pengusaha Sulsel, semoga ajang ini menjadi tempat untuk terus menumbuhkan tali silaturahmi diantara kita,” papar Ilham.

Penutupan yang digelar pada hari kedua pelaksanaan PSBM XIII tersebut diisi oleh pameran kesenian dan makanan khas Sulsel. Pada pagi harinya, para pengusaha Sulsel tersebut menggelar golf gathering bersama.

Hadir dalam penutupan tersebut Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hasan yang juga merupakan anggota dewan penyantun KKSS. Hadir juga Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, beserta pengurus KKSS dari berbagai daerah di Indonesia.(gafar)

Â


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya