HTTP Status[404] Errno [0]

Rusdi Masse : Saya Tobat Jadi Bupati

27 August 2012 05:21
Rusdi Masse : Saya Tobat Jadi Bupati
Rusdi Masse
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Rusdi Masse

BugisPos — Rusdi Masse, seorang pengusaha muda sekaligus Bupati Sidrap. Ia berasal dari keluarga sederhana dan bukan keluarga pejabat atau birokrat. Namun, ketekunan dan kegigihan berusaha, mengantarkan dirinya menjadi seorang pengusaha, politisi, dan birokrat. Pria yang lahir di Rappang, Sidrap, 39 tahun lalu ini, menceritakan kisah suksesnya pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XIII di Menara Bosowa, Makassar, Minggu (26/8/2012). Turut pula menceritakan kisah suksesnya, CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa dan pemilik Matahari Group Hari Darmawan.

Suami Fatmawaty Aziz ini, bertutur, awal kesuksesannya adalah merantau ke Jakarta pada tahun 1997. Di Ibu Kota, Rusdi menjadi buruh pelabuhan dan sopir truk ekspedisi.
“Saya juga tidak sangka, seorang buruh pelabuhan, sopir truk, dalam 10 tahun bisa jadi bupati,” ujar Rusdi.

Awal ceritanya, Rusdi beberapa kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga pengusaha Aksa Mahmud. Bahkan dua putra Aksa yang kini memegang kendali perusahaan multinasional Erwin Aksa dan Sadikin Aksa, disapa dan dianggap sebagai bos. “Karena dorongan beliau, Alhamdulillah, saya bisa sukses seperti ini. Terima kasih Boss Erwin, Bos Sadikin,” ujarnya seperti dirilis Tribun.

Sebelum mencalonkan diri sebagai bupati, Rusdi meminta restu kepada Erwin dan Sadikin. Kedua bersaudara ini dijadikan sebagai gurunya dalam menjalankan usaha.
Awalnya, Rusdi yang pernah bekerja di kapal kargo milik keluarga Jusuf Kalla, menjadi juru susun mobil yang dikirim menggunakan jasa kargo. Gajinya kala itu, Rp 100 ribu per bulan.
Kapal milik keluarga Kalla itu selalu kebanjiran pesanan dan seluruh permintaan pengiriman, utamanya jasa pengiriman kendaraan tak bisa ditangani sepenuhnya.

Akhirnya, Rusdi memanfaatkan prospek bisnis itu dengan membuka jasa pengiriman sendiri bernama PT Bayumas Jaya Mandiri. Rusdi lalu membeli kapal, lalu melayani jasa pengiriman mobil yang dibeli Bosowa Berlian Motor, diler mobil Mitsubishi milik Aksa Mahmud.
Erwin dan Sadikin berani meminjamkan modal kepada Rusdi guna membeli kapal. Akhirnya Rusdi mendapatkan pinjaman melalui Bank Kesawan, bank yang sebagian sahamnya dimiliki Aksa Mahmud.

“Sekarang sudah miliki 20 kapal,” kata Rusdi. Sebagian kapal dimodifikasi menjadi pengangkut sepeda motor dan telah dikontrak diler sepeda motor seperti Astra International.
Setelah sukses membangun usahanya dan memiliki aset miliaran, ayah dua anak ini lalu memilih terjun ke dunia politik setelah mendapat restu dari Erwin dan Sadikin. Namun, belum satu periode menjadi bupati sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Sidrap, Rusdi merasa rindu kembali ke dunia usaha.

“Saya mau hanya satu periode jadi bupati. Tadi malam, saya tobat dan mau jadi pengusaha kembali,” ujar Rusdi disambut tawa hadirin.(*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya