HTTP Status[404] Errno [0]

Dinsosnakertrans : Terdapat 1.685 Anak Terlantar di Majene

29 August 2012 03:16
Dinsosnakertrans : Terdapat 1.685 Anak Terlantar di Majene
Anak terlantar yang terpaksa harus menjadi anak jalanan, gelandangan dan pengemis karena tuntutan hidup.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Anak terlantar yang terpaksa harus menjadi anak jalanan, gelandangan dan pengemis karena tuntutan hidup.

BugisPos — Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyebutkan daerah itu masih memiliki anak terlantar sebanyak 1.685 orang.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Majene Muhammad Asri Albar kepada ANTARA di Majene, mengatakan dari hasil pendataan yang menetapkan 1.685 anak masuk dalam ketegori terlantar menunjukkan paling banyak berada di Kecamatan Banggae Timur, yaitu mencapai 425 anak.

“Selain itu, Kecamatan Pamboang sebanyak 378 anak, Sendana 353 anak. Tiga kecamatan tersebut paling banyak terdapat anak terlantar jika di banding kecamatan lainnya,” katanya.

Sementara itu, di Kecamatan Tammeroddo terdapat 182 anak, Tubo Sendana 181 anak, Banggae 120 anak, Ulumanda 78 anak dan Malunda 70 anak.

Asri mengaku, banyak di antara anak yang dimasukkan dalam ketegori terlantar akibat korban perceraian kedua orang tua mereka, sehingga menyebabkan perhatian orang tua mereka semakin berkurang dan berujung pada lepasnya kontrol orang tua terhadap anak mereka.

“Sejumlah anak lainnya tidak dapat melanjutkan sekolah akibat tidak memiliki biaya, sehingga mereka membutuhkan perhatian dari berbagai pihak,” katanya.

Menurut dia, tahun ini Pemrov Sulbar akan menyalurkan bantuan kepada sejumlah anak terlantar berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp1,5 juta per anak. Uang tersebut untuk membantu biaya pendidikan sehingga mampu melepaskan mereka dari kondisi yang memprihatinkan seperti saat ini.

“Pemerintah terus berupaya mengurangi anak terlantar dengan sejumlah program pemberdayaan, termasuk bantuan yang baru tahun ini akan disalurkan. Bantuan yang sama juga diharapkan diserahkan pada tahun selanjutnya sehingga jumlah anak terlantar secara perlahan bisa berkurang,” kata Asri.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya