HTTP Status[404] Errno [0]

Satu per Satu pemain PSM Hengkang

30 August 2012 03:33
Satu per Satu pemain PSM Hengkang
Pemain PSM dalam suatu sesi latihan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Pemain PSM dalam suatu sesi latihan.

BugisPos — Hengkangnya legiun asing asal Korsel, Kwon Jun, menjadi pukulan telak bagi PSM. Pada saat ingin membentuk skuat tangguh musim depan, salah satu pemain terbaiknya justru pergi.
Malah, gelombang eksodus pemain kini mengancam PSM. Jika persoalan gaji tidak segera teratasi, maka hampir dipastikan satu per satu penggawa Pasukan Ramang akan hijrah ke klub lain.

Apalagi, kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim depan hingga kini belum jelas formatnya. Di lain pihak, kompetisi Indonesia Super League (ISL) segera bergulir pada November 2012 mendatang.

Salah satu pemain pilar PSM yang meminta namanya tak dikorankan mengatakan, jika konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI) dan Yayasan PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) tidak tanggap, maka para pemain akan memilih klub lain. Masalah gaji, ungkap pemain tersebut, menjadi penyebab pemain tidak betah.

“Terus terang, ada beberapa klub yang meminati saya. Tetapi, saya putuskan bertahan karena saya masih mencintai PSM. Namun, jika persoalan gaji ini tidak tuntas, maka tak ada jaminan kami akan tetap bertahan,” ujar pemain tersebut kepada FAJAR.

Arsitek PSM, Petar Segrt menyadari kondisi tersebut. Dia pun mengaku khawatir para pemain pilarnya akan hengkang ke klub lain jika persoalan gaji ini tidak dapat diselesaikan secepatnya.

“Kwon sudah pergi. Pemain lain pun bisa melakukan hal yang sama. Tanpa gaji dan kontrak, mereka semua berstatus pemain bebas dan bisa pergi ke klub mana pun. Saya tak bisa berbuat apa-apa,” ujar Petar, kemarin.

Makanya, berkali-kali eks pelatih Timnas Georgia U-21 itu meminta CEO Rully Habibie bisa mendapat solusi secepatnya. Begitu juga untuk kejelasan anggaran musim depan, Petar berharap sudah ada kepastian guna menyiapkan pemain baru.

Terkait pengganti Kwon, diakui Petar sangat sulit pencari pemain sepadan untuk level Asia. Padahal, Petar sangat mengharapkan kehadiran pemain bertubuh tinggi di jantung pertahanan.

“Sekarang tanpa Kwon kita harus mencari pemain yang dapat bermain dua posisi yakni, gelandang bertahan dan stoper. Mungkin Febre akan kembali, tetapi kita masih akan melihat kondisi keuangan tim. Saya berharap beberapa hari ke depan Kwon kembali ke PSM,” harap Petar.

Koordinator Suporter PSM Zona Jawa Timur (Jatim), Izul Al Makassary menyatakan, bahwa jika persoalan gaji tidak tuntas maka pemain bisa pergi kapan pun. Sebab, mereka tidak memiliki ikatan dengan manajemen PSM.

“Meski saya dengar pemain dikontrak sampai November 2012, namun manajemen sudah tidak memenuhi hak pemain. Jadi, ini sudah wanprestasi namanya. Pemain bisa pergi,” kata Izul.

Masalah ini, lanjut Izul, bisa saja terjadi lagi musim depan jika pengelolaan konsorsium masih seperti ini. Kecuali pengelola serta manajemen baru mampu mengambil langkah taktis dan ada garansi sepenuhnya untuk pemenuhan hak-hak pemain musim depan.

“Kalau hak dipenuhi, maka pemain tidak akan mencari klub lain. Karena bagi pemain, bermain di klub sebesar PSM adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Tetapi hal ini akan berbanding terbalik jika konsorsium masih seperti ini dan manajemen pun lepas tangan,” tandas Izul.

Jenderal Lapangan The Macz Man, Andi Syam Paswah alias Coklat kecewa dengan hengkangnya Kwon Jun. Bagi dia, Kwon adalah pemain kunci di lini pertahanan. Tanpa Kwon, ujarnya, pertahanan PSM akan menjadi rapuh.

“Tetapi, semoga PSM bisa segera mencari gantinya yang sepadan. Nah, sekarang tinggal manajemen yang mesti memperbaiki kondisi internalnya termasuk masalah keuangan. Setelah itu manajemen perlu mengembalikan kepercayaan para pemain terhadap tim,” sarannya.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya