HTTP Status[404] Errno [0]

Hamba Dinilai Berprestasi Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

04 September 2012 15:19
Hamba Dinilai Berprestasi Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Kandidat Calon Walikota Makassar HM Busrah Abdullah yang akrab dengan sebutan Hamba mendapat penghargaan Adi Karya Satya Bakti.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Kandidat Calon Walikota Makassar HM Busrah Abdullah yang akrab dengan sebutan Hamba mendapat penghargaan Adi Karya Satya Bakti.

BugisPos — Lembaga Prestasi Indonesia memberikan penghargaan kepada, H M Busrah Abdullah (HAMBA). Tim dipimping langsung Direktur Lembaga Prestasi Indonesia, Drs Willyanto K MM.

Dia mengatakan, penghargaan dari lembaga prestasi Indonesia yang diberikan tiap tahunnya kepada tokoh masyarakat, tahun ini jatuh kepada Hamba. Penghargaan Adi Karya Satya Bakti adalah penghargaan diberikan kepada tokoh atau wakil masyarakat yang memperjuangkan aspirasi dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Selain itu, Hamba dinilai tim sebagai tokoh yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Lembaga ini berfungsi mengungkap dan mengangkat prestasi karya dalam pengabdian putra bangsa, serta penyuluhan bahaya penyalagunaan narkoba. Dalam kurun waktu setahun, penilaian menilai, panitia tidak melakukan komunikasi terhada tokoh-tokoh yang dinilai, guna menjaga independensi lembaga ini, sehingga penilaian dapat dipertanggungjawabkan,” katanya, sebagaimana yang dirilis Ujungpandang Ekspress.

Willyanto menambahkan, sertifikat penghargaan ini dikeluarkan 17 Agustus. Dari beberapa kriteria penilaian, figur tepat dan tepat memimpin daerah diberikan kepada Hamba. H M Busra Abdullah juga Wakil Ketua DPRD Makassar mengatakan, tidak pernah menyangka ataupun terpikir dinilai oleh Lembaga Prestasi Indonesia.

Meraih sertifikat seorang tokoh masyarakat yang mampu memimpin dan mensejahterakan rakyat. Presatasi ini tak disangka-sangka jika ada yang menilainya. “Penghargaan ini adalah salah satu pemicu untuk Hamba untuk berjuang, memimpin Kota Makassar, meraih cita-cita masyarakat.

Hamba adalah pelayan masyarakat, solusi untuk Makassar,” katanya. Menurut Legislator PAN Makassar ini, Hamba mempunyai visi untuk mensejahterakan rakya. Komitmen kuat diberikan kepada tim untuk terus mensosialisasikan Hamba.(gafar)

———————

Politik

Dukungan PDS Sulsel ke Sayang II terancam kandas dengan adanya dualisme kepemimpinan di kubu Partai Damai Sejahtera (PDS).

Â

Dukungan PDS ke Sayang II terancam Kandas

BugisPos — Dukungan Partai Damai Sejahtera (PDS) kepada Syahrul Yasin Limpo yang kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Selatan terancam kandas di tengah jalan menyusul dualisme kepengurusan di partai itu.

“Pengurus yang sah versi PTUN adalah kepemimpinan DPP PDS di bawah Irjen Pol Purn Hulman Thamrin Simanjuntak selaku Ketum DPP dan Terkelin Tarigan sebagai Sekjen,” ucap Wakil Sekjen DPP PDS Rimhot Turnip seperti yang dirilis ANTARA di Makassar.

Rimhot menyatakan, sesuai keputusan PTUN Nomor 119/B/20/11/PT.TUN.JKT tertanggal 29 November 2011, kepengurusan lama versi Denny Tewu (Ketua Umum) dan Sahat Sinaga (Sekjen), yang mendukung pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang, sudah tidak berhak secara formal yuridis mengatasnamakan PDS.

Dia menjelaskan, pengurus DPP PDS yang sah adalah hasil Munaslub di Auditorium Wisma Kinasih, Depok Jawa Barat, 17 April 2012, yang mendudukkan Hulman sebagai ketua umum.

“Kami datang ke Makassar untuk memastikan bahwa KPU Sulsel tidak menerima dukungan pengurus yang tidak sah kepada calon gubernur tertentu,” ungkap Rimhot didampingi pengurus DPP PDS lainnya.

Berdasarkan SK DPP PDS Nomor: 053/SK/DPP.PDS/III/2012, lanjutnya, telah memberhentikan kepengurusan DPW PDS Sulsel di bawah Ketua Mathius Timang, Sem JJ Rakinaung (Sekretaris) dan Johnny F Tumbelaka (Bendahara).

Sebagai gantinya, DPP mengangkat Jack Sardes Thanduk sebagai Ketua DPW PDS Sulsel, Yunus Ramba Sekretaris, dan Hernest L sebagai Bendahara.

Jack Sardes mengimbau agar KPU Sulsel mendengar aspirasi DPP PDS untuk tidak menerima dukungan dari pengurus PDS manapun, hingga keputusan Mahkamah Agung berkekuatan hukum tetap.

“Kalau menerima dukungan, maka seharusnya dukungan atas kepengurusan saya bersama Ir Yunus Ramba (sekretaris) yang berhak di DPW PDS Sulsel yang mengusung ke KPU,” imbaunya.

Ia pun meminta Panwaslu untuk mengawasi dukungan partai-partai yang masuk ke KPU Sulsel. Jangan sampai, kata dia, ada dukungan ke kandidat yang diberikan bukan berdasarkan hasil keputusan bersama DPP dan DPW PDS hasil Munaslub.

Koordinator Wilayah DPP PDS untuk Sulsel Pdt Budiman menambahkan, pengurus PDS saat ini masih dalam proses hukum di MA, sehingga dinyatakan status quo. Dalam posisi demikian, tidak dimungkinkan adanya dukung mendukung di pilkada.

“Kami ada di Sulsel dalam rangka konsolidasi menjelang verifikasi parpol peserta Pemilu 2014. Namun kami baca di media, PDS mendukung kandidat tertentu. Kami tegaskan bahwa dukungan itu tidak benar” tambahnya.(gafar)

Â

Â

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya