HTTP Status[404] Errno [0]

Birokrasi Buruk Picu Lemahnya Daya Saing Indonesia

07 September 2012 00:38
Birokrasi Buruk Picu Lemahnya Daya Saing Indonesia
Sofyan Wanandi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai buruknya birokrasi dan minimnya infrastruktur, menjadi pemicu lemahnya daya saing Indonesia. Penilaian itu terkait Indeks daya saing global (global competitiveness index/GCI) Indonesia yang merosot ke posisi 50 dari 144 negara dari posisi tahun lalu.
“Bagaimana bisa bersaing kalau infrastruktur tidak ada dan birokrasinya lamban,” cetusnya, ditemui saat acara The Great Covergence of East and West di Jakarta, Kamis 6/9/12 seperti dirilis MICOM.

Sofjan menilai keadaan ini membuat biaya investasi di Indonesia lebih tinggi dibanding jika berinvestasi di negara lainnya. Kondisi ini menyebabkan Indonesia terus ketinggalan dalam daya saing usaha. Padahal, dalam persaingan global saat ini, kecepatan dan ketepatan birokrasi menjadi sangat penting.

Ia mengeluhkan, bertambahnya anggaran belanja pegawai setiap tahun semakin memangkas alokasi belanja modal Indonesia sehingga tidak mengherankan jika pemerintah minim melakukan pembangunan infrastruktur.

“Kita lebih banyak memikirkan soal politik. Misalnya saja setelah Sony (perusahaan Jepang) keluar, dua tahun pertama investor lain sulit masuk,” tutupnya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya