HTTP Status[404] Errno [0]

Pemerintah Provinsi Abaikan Pemerintah Kota Makassar

07 September 2012 00:38
Pemerintah Provinsi Abaikan Pemerintah Kota Makassar
Ilham Arief Sirajuddin
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Walikota Ilham Arief Sirajuddin, mengeluhkan kurangnya sinergitas pemerintah provinsi dalam upaya pembangunan di kota Makassar. Padahal menurut Ilham, indikator kemajuan suatu provinsi selalu dilihat orang dari seberapa besar kemajuan dari ibukotanya. Ilham mengungkapkan hal itu ketika mengahadiri kegiatan halal bi halal Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Makassar, Rabu 6/9/12 di SMK Negeri 8 Makassar.

Kegiatan halal bi halal dihadiri ratusan guru dan kepala sekolah se-Kecamatan Makassar. Selama empat tahun terakhir, lanjut Ilham, pemerintah kota sama sekali tidak merasakan ada dukungan dan kerjasama dari pemerintah provinsi yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo.”Saya contohkan dalam penanggulangan masalah sampah, bila kita bandingkan dengan Surabaya, pemerintah provinsinya memberikan dukungan penuh sehingga mereka sangat mudah membenahi kebersihan kotanya. Ini berbeda dengan kita di Makassar, dukungan sinergitas provinsi tidak kita peroleh” ujar Ilham.

Keluhan tentang kurangnya sinergitas ini telah diungkapkan yang kedua kalinya, sebelumnya pada kesempatan membuka kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Badan Pengurus Cabang Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Makassar, Selasa 14/8/12 di Hotel Clarion Makassar. Pada kesempatan itu, Ilham mengeluhkan kurangnya peran dari pemprov dalam mendukung kemajuan pariwisata di daerahnya. Padahal, menurutnya, untuk memajukan pariwisata daerah lain, Makassar sebagai pintu masuk mempunyai peran paling vital dalam keberhasilan sektor wisata. “Akibatnya daerah-daerah lain terkena imbas dari hal ini, mengakibatkan lesunya sektor wisata di daerar ini” ujar Ilham ketika itu.

Dalam delapan tahun masa jabatannya sebagai walikota, Ilham merasakan sejak empat tahun terakhir atau sejak masa kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo selaku Gubernur, dukungan dari pemerintah provinsi semakin minim pada pemerintah kota. Namun, pemerintah kota tetap menggerakkan roda pembangunan didaerahnya dengan upaya dan kemampuan sendiri.

“Kemajuan suatu daerah dapat dilihat seberapa besar fasilitas bagi masyarakat terpenuhi dan fasilitas harus lebih baik dari daerah lain. Dapat dilihat sekarang, laju ekonomi Makassar terus bergerak di angka 9 persen, dengan ketersediaan berbagai fasilitas yang jauh lebih baik dari daerah lain. Ini jadi salah satu indikator dari kemajuan, meskipun sinergitas pemprov  ke kita sangat kurang, kita tetap mampu menggerakkan ekonomi ke arah yang sangat baik dan menjadi daerah yang membanggakan” katanya.

Kesempatan halal bi halal dengan kepala sekolah dan guru-guru se-kecamatan Makassar, juga digunakan Ilham untuk menyinggung tindakan beberapa oknum guru yang membawa masalah sertifikasi guru ke PTUN beberapa waktu lalu.
“Saya menerima banyak sms yang berisi kata-kata yang kurang pantas terkait masalah ini, padahal saya berani bersumpah tidak satu sen pun uang sertifikasi yang saya gunakan. Pertanggungjawaban penggunaan uang APBD tidaklah mudah untuk dilakukan” ujar Ilham (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya