HTTP Status[404] Errno [0]

Honor Pemain PSM Tertunggak 6 Bulan, Konsorsium Mau Bayar Sebulan

08 September 2012 01:29
Honor Pemain PSM Tertunggak 6 Bulan, Konsorsium Mau Bayar Sebulan
Para pemain tim PSM saat berlatih. Konsorsium hanya akan membayarkan honor sebulan, dari 6 bulan yang tertunggak.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Para pemain tim PSM saat berlatih. Konsorsium hanya akan membayarkan honor sebulan, dari 6 bulan yang tertunggak.

BugisPos — Honor para pemain PSM Makassar selama ini masih tertunggak selama 6 bulan. Namun pihak konsorsium, dalam hal ini PT Mitra Bola Indonesia (MBI) hanya bersedia membayarkan honor tersebut selama sebulan.

Manajemen PSM menolak tawaran konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI) terkait pembayaran gaji. Bagaimana tidak, konsorsium hanya akan membayar satu bulan gaji dari seharusnya enam bulan.

Hasil pertemuan terakhir Chief Executive Officer (CEO) PSM, Rully Habibie, dengan perwakilan konsorsium di Jakarta seperti yang dikutip dari FAJAR, Kamis, (6/9/2012) ternyata  tidak mencapai kesepakatan. Rully secara tegas menolak keinginan konsorsium tersebut.

“Kami tidak bisa menerima penawaran konsorsium kepada PSM perihal gaji pemain yang hanya dibayar selama sebulan saja. Itu tidak fair,” kata Rully.

Namun, lanjut Rully, konsorsium juga memberikan penawaran baru. Hanya saja, Rully belum mau mengungkapkan penawaran tersebut. Tetapi, dia mengaku sudah membicarakannya dengan pemain.

“Yang jelas, penawaran dari konsorsium ini lebih baik dari penawaran sebelumnya. Tetapi saya dan pemain harus berbicara lagi dengan konsorsium,” kata Rully.

Tidak hanya gaji pemain, Rully juga mengaku terus memperjuangkan biaya lainnya. Termasuk untuk mes dan kebutuhan tim lainnya.

Arsitek PSM, Petar Segrt, enggan berkomentar masalah gaji pemain. “Memang saya tidak senang dengan kondisi tersebut. Tetapi, kita tak bisa berbuat apa-apa karena konsorsium sedang mengalami krisis keuangan,” kata Petar.

Kapten PSM, Andi Oddang, mengakui para pemain tidak akan menerima tawaran konsorsium. Alasannya, opsi pembayaran gaji dari enam menjadi satu bulan merugikan pemain.

“Itu sangat merugikan. Makanya kami tidak akan menerimanya. Menang sudah ada tawaran baru, makanya kami mau tahu seperti apa tawaran baru pembayaran gaji itu,” katanya.

Mantan pelatih PSM, Syamsuddin Umar, menyatakan sangat tidak profesional jika pemain yang mestinya menerima gaji selama enam bulan sesuai kontrak lantas dipangkas menjadi satu bulan. “Kalau pandangan saya secara pribadi memang tidak logis. Pemain jelas dirugikan,” kata Syamsuddin.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya