HTTP Status[404] Errno [0]

Kasihan, Atlit PON Sulsel Tinggal di Rusunawa

08 September 2012 01:32
Kasihan, Atlit PON Sulsel Tinggal di Rusunawa
Atlit sepak takraw dan panjat tebing Sulsel pada PON XVIII Riau terpaksa diinapkan di rusunawa.

Atlit sepak takraw dan panjat tebing Sulsel pada PON XVIII Riau terpaksa diinapkan di rusunawa.

BugisPos – Kasihan, jauh-jauh mewakili Sulawesi selatan pada PON XVIII Riau, ada sebagian atlit Sulsel yang tidak mendapatkan fasilitas yang memadai. Terpaksa, mereka ada yang diinapkan di rumah susun sewa (rusunawa) di Rumbai.

Usaha kontingen Sulsel untuk mempertahankan prestasi di peringkat keenam pada PON XVIIIÂ Riau 2012 sedikit terganggu. Penyebabnya faktor nonteknis.

Seperti yang diberitakan FAJAR, sebagian atlet yang akan bertanding belum mendapatkan tempat penginapan yang layak. Salah satunya adalah atlet cabang panjat tebing.

Para atlet untuk sementara menginap di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Rumbai. Mereka diinapkan sementara di lokasi itu karena wisma atlet yang sedianya mereka tempati, hingga kemarin belum rampung. Kondisi serupa dialami atlet sepak takraw.

Sekretaris Umum KONI Sulsel, Nukhrawi Nawir mengakui bahwa dua cabang olahraga (cabor) yakni, sepak takraw dan panjat tebing diinapkan di rusunawa. Awalnya, para atlet itu akan disewakan rumah penduduk, namun dikhawatirkan kondisi atlet tidak stabil.

“Terpaksa menginap di rusunawa karena hanya di situ tempat paling dekat dengan venue pertandingan di Rumbai. Banyak kontingen daerah lain juga melakukan hal yang sama,” jelasnya, Kamis 6 September.
Jika wisma atlet sudah rampung, kata dia, maka atlet kedua cabor itu akan dipindahkan. Berbeda dengan atlet karate yang mendapat penginapan lebih mewah di Hotel Raodah yang terletak di pusat kota Pekanbaru.

Cabor lainnya bernasib lebih baik. Atlet bola basket, misalnya, menginap di Hotel Bunda, bulu tangkis di Wisma Malik, biliar di Hotel Anom, renang di Mes Chevron, dan golf di Hotel Ibis. “Sepak takraw dan panjat tebing di rusunawa pekerja di Rumbai,” jelas Nukhrawi.

Koordinator operasional kontingen Sulsel, Syamsuddin Umar mengakui bahwa ada sebagian cabor menginap di rumah penduduk atau rusunawa. Sebab, wisma atlet belum rampung sama sekali.
“Ini kami sementara cari pemondokan lainnya. Kalau memang tempat yang ada sekarang tidak layak, maka atlet akan dipindahkan. Kita mau membuat para atlet merasa nyaman untuk meraih medali,” terang Syamsuddin.

Salah seorang atlet mengeluhkan harus diinapkan di rusunawa. “Tempatnya kurang nyaman. Tetapi mau apa lagi kita bersabar saja,” ujar atlet tersebut yang enggan dikorankan identitasnya.
Ketua Satgas PON Riau, Marzuki Wadeng menjelaskan bahwa rombongan besar yang tiba di Riau Kamis, 6 September sore disebar di beberapa tempat. Ada di hotel, wisma, dan rumah penduduk.

“Atlet, pelatih, dan mekanik menempati hotel, mes, dan wisma yang disiapkan oleh PB PON di PKU Rumbai dan kabupaten/kota tempat pelaksanaan pertandingan,” katanya.

Koordinator wilayah kontingen PON Sulsel, Ellong Tjandra mengatakan, masalah penginapan akan dituntaskan hari ini. Pada PON Riau, kontingen Sulsel ditarget meraih total 93 medali. Target tersebut terdiri dari 31 medali emas, 24 perak serta 38 perunggu.

Seperti pada PON sebelumnya, kali ini Sulsel kembali mengandalkan cabang-cabang olahraga beladiri untuk mendulang medali, di antaranya karate, kempo, pencak silat dan taekwondo.
“Atlet sangat fit untuk bertanding dalam PON. Kita harusnya terpacu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulsel. Makanya kita makin semangat tidak ada pilihan selain memberikan yang terbaik,” paparnya.

Para atlet memang terlihat ceria saat berada di tenda penampungan sementara di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Karateka andalan Sulsel, Faisal Zainuddin bernyanyi bersama Ellong Tjandra. Faisal menyanyikan lagu berjudul “Kehilangan”. Setelah istirahat sejenak para atlet lalu disebar ke masing-masing pondokannya.

Adapun cabor yang sudah tiba di Pekanbaru sore kemarin adalah karate, sepak takraw, basket, bulutangkis, voli pasir, menembak, biliar, dan renang.
Selama di Riau, para atlet mendapat dukungan masyarakat Bugis-Makassar dari yang tergabung dalam KKSS Riau.(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya