HTTP Status[404] Errno [0]

Pembagian 200 Unit Randis, 17 Kades Protes tak Kebagian

08 September 2012 01:16
Pembagian 200 Unit Randis, 17 Kades Protes tak Kebagian
Pembagian 200 unit kendaraan dinas (randis) roda dua di Pemkab Bone menuai protes. Sebanyak 17 Kepala Desa (Kades) tak kebagian.

Pembagian 200 unit kendaraan dinas (randis) roda dua di Pemkab Bone menuai protes. Sebanyak 17 Kepala Desa (Kades) tak kebagian.

BugisPos — Pembagian 200 kendaraan dinas (randis) kepada kepala desa di Bone, menuai sorotan. Pasalnya, terdapat 17 kades yang terdata sebagai penerima, justru tak kebagian randis.
Sesuai data penerima randis yang dianggarkan dalam APBD 2012, seperti yang dilansir dari FAJAR, 17 kades itu tercatat sebagai penerima randis. Kades yang tidak menerima randis itu, disinyalir sarat muatan politik.

Hal ini langsung disikapi Komisi I DPRD Bone dengan menggelar rapat kerja dengan Pemkab Bone, Kamis, (6/9/2012). Anggota Komisi I DPRD Bone, A Mappamadeng Dewang mengatakan, kebijakan Pemkab Bone dalam pembagian 200 unit sepeda motor itu, harus sesuai dengan yang tercatat dalam daftar penerima.

“Seharusnya pemkab memberikan kepada yang berhak,” jelasnya di ruang Komisi I DPRD Bone, kemarin.

Menurutnya, jika pembagian randis itu masih ada yang tidak menerimanya, legislatif harus melakukan pengawasan kebijakan dan mencari solusinya. Sehingga, kades yang belum menerima randis diberikan haknya.

Selain itu, Bupati Bone, HAM Idris Galigo, kata dia, harus membagikan randis sesuai dengan daftar penerima. “Jangan ada muatan politik di dalam pembagian randis,” jelasnya.

Anggota Komisi I lainnya, A Burhan Jafar, mengatakan persoalan ini menjadi perhatian DPRD Bone. Menurut dia, diperlukan data yang valid terkait siapa saja kades penerima randis. Bahkan, A Burhan Jafar mencurigai, jangan-jangan ada di luar dari kades yang menerima randis itu.

Ketua Apdesi Bone, A Sri Rahayu mengatakan, dirinya selaku Ketua Apdesi di Bone, mempertanyakan apa yang dialami 17 kades di daerah ini. Menurutnya, sebelumnya ke-17 kades tersebut, sudah terdata sebagai penerima randis. Namun, saat pembagian mereka tidak mendapatkannya.

Menanggapi hal itu, Asisten I Pemkab Bone, A Zainuddin mengatakan, kades yang sudah terdata namun belum menerima randis, akan dicek. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi masukan dan catatan bagi Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Bone.

Lanjut, Zainuddin mengatakan, kades yang belum menerima randis, anggarannya diusulkan pada APBD Perubahan.(gafar)Â


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya