HTTP Status[404] Errno [0]

Garuda-Na Mendaftar di KPU Sulsel Berseragam Ala Jokowi-Ahok

13 September 2012 22:02
Garuda-Na Mendaftar di KPU Sulsel Berseragam Ala Jokowi-Ahok
Ribuan massa pendukung ikut mengantar pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) dalam proses pendaftaran pemilihan gubernur 2013 di KPU Sulsel , Jalan AP Pettarani, Kamis (13/9/2012) kemarin.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ribuan massa pendukung ikut mengantar pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) dalam proses pendaftaran pemilihan gubernur 2013 di KPU Sulsel , Jalan AP Pettarani, Kamis (13/9/2012) kemarin.

BugisPos — Ribuan Pasangan Garudana mendatangi KPU Sulsel dengan berjalan kaki dan mengenakan kemeja kotak-kotak ala Jokowi-Ahok, calon Gubernur DKI Jakarta. Ribuan massa tersebut ikut mengantarkan pasangan bakal calon (balon) Gubernur Sulsel, Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan di Jalan AP Pettarani, Kamis (13/9/2012) sekitar pukul 15.30 Wita.

Pasangan yang dikenal dengan akronim Garuda-Na ini mendatangi KPU Sulsel dengan melakukan long march dari kediaman Rudiyanto di Jalan Nikel Makassar menuju kantor KPU Sulsel di Jl AP.Pettrani, dengan dikawal ketat aparat kepolisian.

Pasangan Garudana Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi beserta ribuan rombongannya mendatangi KPU Sulsel juga mengenakan kemeja kotak-kotak. Pasangan Garuda-Na sengaja mendaftar pada 13 September bertepatan dengan hari kelahiran Rudiyanto.

“Tapi lebih dari itu, angka 13 ini menjadi angka hoki”, ungkap bupati Sinjai dua periode itu.

Kendati angka ganjil banyak yang mempersepsikan sebagai angka sial, bagi Rudi itu angka berharga. Karena begitu menjadikan 13 angka hoki, Rudi identik dengan angka 13.

Misalnya saja nomor rumahnya di Jalan Nikel bernomor 13, nomor telepon seluler terakhir 13, nomor polisi mobil pribadi 13 termasuk angka pendaftaran sebagai cagub Sulsel di KPU yang juga angka 13.

Pasangan calon gubernur 2013 – 1018 Garuda-Na didampingi anggota Dewan Pembina Partai Gerindra. Rombongan pasangan balon Gebernur Garuda-Na langsung diterima Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas dan anggotanya serta anggota Panwaslu. Garuda-Na pun langsung menyerahkan berkas pencalonan balon Gubernur Sulsel.

Dalam berkas pencalonan, Garudana dari Partai Gerindra ini mengklaim diusung 19 partai dengan presentase perolehan suara 597.987 atau 15,92 persen. Partai pengusung Garudana antara lain Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Pemuda Indonesia, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Kedaulatan, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Merdeka, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Buruh, Partai Persatuan Nahdatul Ummah Indonesia, Partai Matahari Bangsa, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Barisan Nasional, Partai Nasional, Indonesia Marhaenisme, Partai Pelopor, dan Partai Persatuan Daerah.

Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas saat menerima berkas balon Gubernur Sulsel menyatakan, pencalonan Garuda-Na sudah memenuhi syarat berkasnya. Namun KPU Sulsel tetap akan verifikasi data berkas.

“Nantinya, KPU akan menetapkan calon Gubernur Sulsel setelah verifikasi dilakukan. Termasuk daftar partai pengusung akan diverifikasi ke DPP-nya, apa benar atau tidak mengusung Garuda-Na. Saat verifikasi nanti, Kementerian Hukum dan HAM ikut serta,” katanya.

Setelah mendaftarkan diri sebagai balon Gubernur Sulsel, Garudana didampingi Permadi memberikan penjelasan kepada media dan pendukungnya di Kantor KPU Sulsel. Menurut Rudiyanto, Garuda-Na akan menjadikan Pilgub Jakarta sebagai tolak ukur.

“Garudana bisa membalikkan fakta. Buktinya, selama ini digembar-gemborkan hanya ada dua pasangan calon. Tapi buktinya, Garuda-Na bisa meramaikan Pilgub Sulsel. Saya minta media juga tetap independen, karena selama ini diberitakan selalu hanya dua pasangan calon,” katanya.

Rudiyanto juga mengklaim dirinya tidak pernah kalah dalam bersaing. Menurutnya, dia juga menjadi pelopor pendidikan gratis dan kesehatan gratis di Indonesia terutama di Sulsel,

“Saya sudah melaksanakannya di Sinjai. Begitu juga Andi Nawir, bisa menyejahterakan masyakat di Kabupaten Pinrang,” ” aku bupati Sinjai, Andi Rudiyanto Asapa, SH, LLM.(tamsir/gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya