HTTP Status[404] Errno [0]

Wakatobi, Obyek Wisata Bahari Diharap Tingkatkan PAD Sultra

17 September 2012 22:38
Wakatobi, Obyek Wisata Bahari Diharap Tingkatkan PAD Sultra

BugisPos — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Saleh Lasata mengungkapkan, capaian keberhasilan Pemerintah Provinsi Sultra tak terlepas peran masyarakat. Selama menjabat Wagub selama 4 tahun terakhir, Provinsi Sultra mengalami kemajuan, terutama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan manca-negara, khususnya tujuan wisata ke Pulau Wakatobi.

Hal itu dikatakan Saleh Lasata di hadapan kurang lebih 400-an undangan yang menghadiri acara halal bi halal masyarakat Wakatobi di Gedung Dactraco, Minggu, (16/9/2012). “Tanpa peran serta masyarakat Wakatobi, maka daerah ini tidak mungkin akan dikenal di penjuru dunia, dengan wisata bahari yang ada di Wakatobi itu,” ungkap Saleh Lasata.

Halal bi halal masyarakat Wakatobi itu turut dihadiri Wakil Walikota Kendari, H. Musaddar Mappasomba, Bupati Wakatobi Ir. Hugua serta sejumlah pejabat penting di daerah tersebut.

“Apa yang telah dicapai merupakan wujud kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan masyarakat. Wakatobi dapat dikenal di seluruh dunia karena wisata bahari yang indah dan itu akan menjadi daya tarik wisata yang dapat meningkatkan PAD Sulawesi tenggara,” paparnya.

Bupati Wakatobi, Ir. Hugua mengatakan, kekayaan alam yang di miliki Wakatobi saat ini, bukan semata-mata menjadi milik masyarakat wakatobi. Namun keberadaan Wakatobi  adalah menjadi milik masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Kita patut bersyukur apa yang diraih dengan adanya Wakatobi saat ini. Mudah-mudahan, dengan halal bi halal ini, hubungan antara Pemerintah daerah dan masyarakat semakin terus ditingkatkan dalam menjalin silaturrahmi diantara kita semua,” harap Bupati Wakatobi, Hugua.

Wakatobi merupakan nama populer dari suatu wilayah kepulauan di provinsi Sulawesi Tenggara. Wakatobi itu sendiri merupakan singkatan dari nama empat pulau yaitu pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Jadi nama Wakatobi diangkat dari gugusan pulau, yang dinamakan Kepulaun Tukangbesi. Kepulauan Tukangbesi terdiri dari 4 pulau besar (Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko), dan pulau-pulau kecil antara lain P. Tokobao, P. Lintea Utara, P. Lintea Selatan, P. Kampenaune, dan P. Hoga serta P. Tolandono.

Gugusan pulau-pulau tersebut merupakan pulau yang memiliki pantai dan pemandangan dibawah laut yang sangat indah yang ada di kawasan Sulawesi Tenggara. Keindahan alam bawah laut Wakatobi sudah lama menjadi pembicaraan para wisatawan di dunia. Apalagi pemerintah daerah juga banyak melakukan gerakan promosi wisata seperti Sail Wakatoi, Sail Wakatobi dan Belitong.

Keindahan alam bawah laut kawasan Wakatobi karena gugusan terumbu karang dan beraneka jenis yang ada tersebar di masing-masing pulau. Keanekaragaman karang di wakatobi diperkirakan mencapai 90% dari semua jenis karang di dunia. Ada sekitar 850 janis karang di perairan wakatobi. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis karang di perairan Karibia, Atlantik, dan laut merah.

Bentuk topografi daerah Wakatobi umumnya datar dan di sekitarnya terdapat beberapa mikro attol seperti Karang Kaputa, Karang Kaledupa, dan Karang Tomia. Konfigurasi terumbu karang pada umumnya datar kadang-kadang muncul di permukaan dengan beberapa daerah mempunyai tubir-tubir karang yang tajam.(arfan/gafar)

Â


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya