HTTP Status[404] Errno [0]

Tim Pemenangan Pastikan RepublikaN dan PSI ke Garuda-Na

18 September 2012 21:21
Tim Pemenangan Pastikan RepublikaN dan PSI ke Garuda-Na

BugisPos — Tim Pemenangan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Rudiyanto-Nawir Pasinringi (Garudana) memastikan Partai Republik Nusantara (RepublikaN) dan Partai Serikat Indonesia (PSI) Sulsel di Garudana.

Koordinator Tim Pemenang Garudana, Chalik Suang sebagaimana yang diktuip dari TribunNews.com, mengatakan, Garudana mengantongi surat rekomendasi dukungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kedua partai tersebut.

“Iya, ada rekomendasi yang dipegang Garudana, kita sudah mencukupi 15 persen, sudah final, dan sudah diserahkan KPU, insya Allah,” kata Chalik Suang yang juga legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Sulsel ini di Kantor DPRD Sulsel, Selasa (18/9/2012).

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RepublikaN Sulsel, Sugiarti Mangunkarim, enggan berkomentar terkait klaim tim Garudana. “Hubungi Pak Sulthani (Ketua DPD RepublikaN Sulsel),” katanya saat dikonfirmasi di Kantor DPRD Sulsel, Selasa (18/9/2012).

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Abdul Razak Nurdin membantah klaim Tim Garudana. Menurutnya, PSI sudah merekomendasikan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA).

“Sejak April 2012 kami telah menentukan dan memberikan dukungan serta rekomendasi ke pasangan Ilham Arief Sirajuddin – Aziz Qahar Mudzakkar (IA). Jadi tidak pernah kita mendukung Garudana,” kata Abdul Razak Nurdin.

Sulthani dan Abdul Razak Nurdin mengantar IA mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Makassar, Jumat (14/9/2012). Keduanya menyerahkan SK DPP masing-masing ke KPU Sulsel.

Demikian Garudana juga menyerahkan SK dukungan RepublikaN dan PSI saat mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Makassar, Kamis (13/9/2012).(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya