HTTP Status[404] Errno [0]

Staf Kelurahan Kambu Ditangkap Bawa Narkoba

20 September 2012 15:21
Staf Kelurahan Kambu Ditangkap Bawa Narkoba
Staf Kantor kelurahan Kamba, inisial DW digelandang ke Polda Sultra karena memiliki narkoba jenis shabu-shabu.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Staf Kantor kelurahan Kamba, inisial DW digelandang ke Polda Sultra karena memiliki narkoba jenis shabu-shabu.

BugisPos — Jajaran Satuan Narkoba Polres Kendari berhasil meringkus pengguna narkoba. Petugas langsung mengamankan DW, seorang staf Kantor Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu Kendari saat membawa bungkusan shabu-shabu.

Tersangka ditangkap saat membawa bungkusan barang haram itu sekitar pukul 13.00 wita, bertempat di Jalan Nasution, Senin (10/9/2012). DW diringkus ketika baru saja mendapat pengintaian dari petugas Satuan Narkoba yang sudah lama membuntuti pelaku dari salah satu perusahaan ekspedisi, tempat pengiriman barang.

Polisi sebenanrnya sudah mengetahui terdapat barang kiriman barang haram itu di perusahaan jasa ekspedisi. Namun polisi yang bertugas melakukan pengantaian tak mau gegabah, karena barang tersebut belum bertuan alias belum diketahui siapa pemilik yang menerima barang itu di Kendari.

Penantian petugas tidak sia-sia. Selang beberapa jam kemudian, ternyata barang kiriman shabu-shabu dari Makassar itu dijemput oleh seorang wanita berinisial DW, staf kantor Kelurahan Kambu.

Tanpa banyak bertanya, petugas langsung menggeledah barang kiriman yang dijemput DW. Kiriman yang dikemas dalam karton itu diperiksa dan ternyata berisi paket shabu-shabu di dalamnya.

Petugas langsung menggelandang DW ke Polda Sulawesi Tenggara untu diperiksa. Kini, tersangka mendekam dalam bui, sambil menunggu proses hukum untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya itu.

Saat reporter BugisPos.com ingin meminta klarifikasi, Direktur Narkoba Polda Sultra, Kompol Pambudi, SIk tidak berada di ruang kerjanya.

Tersangka terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 111 (1) UU No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman paling sedikit 4 tahun penjara. Sedangkan tersangka Ucok dijerat dengan pasal 112 (1) UU No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun. (arfan/gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya