HTTP Status[404] Errno [0]

Maros Bangun Sistem penyediaan Air Minum di Ibukota Kecamatan

22 September 2012 01:03
Maros Bangun Sistem penyediaan Air Minum di Ibukota Kecamatan
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Pemerintah Kabupaten Maros akan membangun Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) untuk wilayah Kecamatan Tanralili dan Mandai.

Bupati Maros, HM Hatta Rahman sebagaimana yang diktuip dari Harian Berita Kota Makassar (BKM),  mengatakan, tahun ini Kecamatan Tanralili mendapat bantuan IKK senilai Rp 6 Miliar dari program kementerian PU. Dengan adanya bantuan untuk wilayah Tanralili diharapkan sudah bisa melayani sampai Kecamatan Turikale dan sebagian Kecamatan Mandai.

“Kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat di beberapa kecamatan sudah dapat terlayani dengan baik,” jelas Hatta Rahman.

Ditambahkan Bupati, untuk kapasitas IKK Tanralili dapat mencapai 50 ribu liter per detik. Kapasitas tersebutut sudah dapat melayani 5 ribu rumah.

Sementara Direktur PDAM Kabupaten Maros, Abd Baddar saat dikonfirmasi mengatakan IKK itu merupakan nama proyek yang diberikan Kementerian PU untuk membantu dalam hal pelayanan air minum di daerah.

Namun saat ini, kata dia, untuk di daerah kota sudah tidak ada lagi programnya. “Yang ada hanya program untuk ibukota Kecamatan dan untuk tahun 2013, ada dua ibukota Kecamatan di Maros yang akan dapat bantuan. Yaitu Kecamatan Tanralili dan Kecamatan Mandai,” katanya.

SPAM IKK itu nantinya, lanjut Baddar, berfungsi sebagai penyediaan air minum bagi masyarakat untuk di ibukota Kecamatan. “Kehadiran IKK itu merupakan solusi untuk pengadaan air bersih di sebagian wilayah Kecamatan Bontoa yang memang krisis air bersih. Sehingga kita berharap
sekitar 1000 an rumah bisa diberikan sambungan baru di Kecamatan Tanralili,” ungkapnya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya