HTTP Status[404] Errno [0]

Agar Jaya, Sekkot Makassar yang Baru

23 September 2012 23:01
Agar Jaya, Sekkot Makassar yang Baru
Agar Jaya
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Agar Jaya

BugisPos — Acara pelantikan Agar Jaya selaku Sekkot Makassar, bertempat di Ruang Pola Balaikota, pagi 8 Agustus 2012 lalu, terlihat cukup istimewa. Pelantikan tersebut, selain dihadiri anggota Muspida lengkap, juga hadir sejumlah pejabat teras pemkot dan undangan lainnya. Acara pelantikan ini juga dihadiri khusus oleh mantan Sekda Sulsel dan mantan gubernur Banten Drs.Hakamuddin Jamal. Hadir pula mantan Walikota Makassar HB.Amiruddin Maula. Keduanya adalah sosok yang sangat dekat dengan Agar Jaya.

Walikota Ilham Arief Sirajuddin dalam sambutan pelantikan mengungkapkan : “Agar Jaya yang diusulkan sebagai Sekkot Makassar, semasa menjabat Kabag Keuangan adalah pionir dalam penatakelolaan keuangan daerah berbasis anggaran kinerja. Maka secara jujur saya akui, bahwa saya sangat terisnpirasi oleh Agar Jaya untuk maju sebagai calon gubernur Sulsel periode 2013-2018” Pernyataan Ilham ini disambut tepuk tangan meriah dari ratusan undangan yang hadir. Ilham terkesan sangat tertarik atas pola kerja Agar Jaya selama ini.

Sosok Agar Jaya

Agar Jaya, lahir di Paria Kabupaten Wajo, 11 November 1953. Lelaki sederhana yang humoris ini, tamat di SD Paria tahun 1965, dan menyelesaikan pendidikan SMP di Sengkang tahun 1968. Agar Jaya kemudian lulus di SMEA Sengakng tahun 1971. Pendidikan S1 diselesaikan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Keuangan (STIKI) Makassar tahun 1984, dan meraih gelar Master Management di Parca Sarjana UNHAS tahun 2004.

Agar Jaya terangkat jadi PNS pada Biro Keuangan Kantor Gubernur Sulsel tanggal 1 Oktober 1976. Kemudian dia dipercaya menjabat Kabag Anggaran tahun 1989. Selanjutnya dia diangkat menjadi Kasubbag Kuangan di Bappedalda Sulsel bulan Maret 1999 ; dan pada Desember tahun 1999 itu juga dia ditarik ke Pemkot Makassar menjadi Kabag Keuangan di era Walikota HB Amiruddin Maula.

Sepuluh tahun jadi Kabag Keuangan Pemkot Makassar, sampai di era periode kedua Walikota Ilham Arief Sirajuddin, Agar Jaya kemudian diangkat sebagai Asisten Bidang Keuangan dan Asset pada Oktober 2010. Maret 2012 dia diangkat sebagai Asisten 1 Bidang Pemerintahan, sekaligus menjadi Plt Sekkot Makassar, hingga pada akhirnya dilantik menjadi Sekkot Makassar pada 8 Agustus 2012. Sebetulnya, dengan kepercayaan menjadi Plt Sekkot, sudah menjadi isayarat kuat bila Agar Jaya yang akan defenitif menjabat Sekkot.

Jabatan Sekkot dalam perjalanan karier di PNS, adalah jabatan puncak yang sangat terhormat. Hanya sedikit PNS di negeri ini yang meraih karier puncak pada jabatan Sekkot. Karena itulah, pasangan Ranreng – Hj.Nokeng menjadi orang tua paling bahagia ketika putranya, Agar Jaya, mencapai karier puncak sebagai Sekkot Makassar. Demikian juga isteri Agar Jaya, yakni Dra.Hj.Hafni Ismail,MM ; dia telah menjadi isteri yang sungguh bahagia dan bangga saat menyaksikan sang suami tercinta dilantik menjadi Sekkot Makassar. Ibu Hafni tak bisa melukiskan dengan kata-kata atas kebahagiaan dan rasa bangga ketika dia menyadari, bahwa sang suami telah menjadi orang nomor tiga di struktur pemerintah Kota Makassar.

Demikian juga pada lima buah hati Agar Jaya, yakni Helmy Budiman,SSTP,MM (kelahiran 13 Mei 1984), Fitria Nirmala,SSTP,MM (kelahiran 18 Juni 1985), Fajar Hidayat,SSTP,MM (kelahiran 3 September 1986), Siti Aisyah Permatasari,Sked (kelahiran 3 Desember 1988), dan Dian Pratiwi (kelahiran 26 Juni 1994). Mereka ketika hadir menyaksikan detik-detik pelantikan sang ayah tercinta, tak sebaitpun kata yang terlontar, kecuali tanda syukur atas karunia Tuhan dan pancaran wajah bahagia. Mereka adalah putra-putri Agar Jaya yang taat, hormat, dan mengasihi kedua orang tuanya.

Tiga calon Sekkot yang diajukan walikota ke gubernur, untuk selanjutnya dikirim ke kemendagri, ialah Agar Jaya, Apiaty Kamaluddin dan Sittiara. Bagi Walikota Ilham Arief Sirajuddin ketiganya memiliki kelebihan masing-masing. Apiaty sukses sebagai pamong senior tanpa cela, Sittiara sukses sebagai kepala BKD, dan Agar Jaya sukses dalam membangun kinerja di Bagian Keuangan selama 10 tahun, adalah modal dasar yang kuat untuk mencalonkan mereka jadi Sekkot. Dari tiga figur yang hebat ini, kemudian Agar Jaya mendapatkan rekomendasi kemendagri, lalu di SK kan oleh gubernur Syahrul Yasin Limpo, kemudian walikota Ilham Arief Sirajuddin melakukan pelantikan.

Agar Jaya mengatakan, obsesinya selama menjabat Sekkot Makassar, berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui koordinasi dengan perangkat daerah yang lebih optimal. Meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Pemkot Makassar, dengan upaya meningkatkan opini auditor terhadap laporan keuangan dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Obsesi Agar Jaya seperti ini, wajar dan masuk akal. Bagian Keuangan Pemkot yang sebelumnya amburadul, sekejap menjadi sangat bagus tatkala Agar Jaya menjadi nakhoda disitu. Bahkan karena sukses Agar Jaya sebagai Kabag Keuangan, sampai-sampai Walikota Ilham merasa kesulitan mencarikan pengganti Agar Jaya. Satu hal yang menjadi kelebihan Agar Jaya, yakni dia seorang pejabat yang cepat tanggap bila terjadi masalah di lingkup tugasnya. Dia seorang yang sangat taat dan konsekwen terhadap tata aturan yang berlaku. Karena itulah dia disenangi sekaligus dihargai oleh tiga Walikota yang pernah menjadi atasannya, yakni HB Amiruddin Maula, Andi Herry Iskandar, dan Ilham Arief Sirajuddin. Selamat bertugas pak Agar, semoga sukses (Usdar Nawawi)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya