HTTP Status[404] Errno [0]

Bupati Bantaeng Minta Investor Berdayakan Tenaga Lokal

27 September 2012 01:20
Bupati Bantaeng Minta Investor Berdayakan Tenaga Lokal
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Prof Dr HM Nurdin Abdullah mempersilahkan investor yang akan masuk menanamkan modalnya di Bantaeng membawa tenaga ahli, sedangkan untuk pekerjaan umum harus memberdayakan tenaga lokal.
Selain itu, Kami menjamin seluruh perizinan gratis dan selesai dalam satu hari, ujar Bupati Nurdin Abdullah di Bantaeng, Rabu, (26/9/2012).

Hal itu dikemukakan Bupati saat mendampingi investor China yang merupakan investor kedua dari Negeri Tirai Bambu yang akan menanamkan modalnya pada industri pengolahan nikel di Bantaeng, pekan lalu.

Investor China dari Macrolink Group yang tercatat sebagai salah satu dari lima perusahaan besar di negaranya, ingin membangun industri nikel (Smelter) di Bantaeng.

Sebagai tanda keinginan menanam modal di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini, Project Manager & Geologist PT Macrolink Mineral Resources, Meng Fangang datang ke Bantaeng dan menemui Bupati Nurdin Abdullah, sekaligus melakukan peninjauan lokasi.

Meng Fangang diantar Direktur Perusda Sulsel Ir Haris Hody dan Direktur Pemasaran Perusda Sulsel A Fahrun Paturusi, SE dan diterima Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah bersama Kadis Perindagtamben H Abd Gani, Kepala Sintap Maula Akil, dan Kabag Perekonomian.

Macrolink Group merupakan perusahaan kedua yang berminat membangun industri pengolaha nikel setelah PT Arga Morini Indah, perusahaan patungan Indonesia ¿ China yang kini sudah dalam tahap pembebasan lahan.

Menyinggung ketersediaan listrik, seperti yang dikutip dari ANTARA News, Bupati mengatakan, Pemda telah menjalin kerjasama PLN untuk pasokan listrik 120 MW, sedangkan menyangkut ketersediaan air untuk industri, Bantaeng memiliki kapasitas air yang cukup tersedia.

Sebagai bukti ketersediaan pasokan air bersih tersebut, calon investor tersebut menyaksikan langsung pembangunan pipanisasi dari Bendungan Batu Massong yang juga akan mengaliri ribuan hektar areal persawahan tadah hujan di Kecamatan Pa’jukukang dan Gantarangkeke.

Selain melihat pembangunan perpipaan, Meng Fangang juga melihat kondisi areal yang akan dijadikan lokasi pembangunan industri di Kawasan Industri Bantaeng di Kecamatan Pa’jukukang.

Project Manager & Geologist PT Macrolink Mineral Resources itu mengaku sangat tertarik dan memutuskan investasinya berlabuh di Bantaeng. “Sebenarnya ada beberapa daerah yang akan disurvey untuk kelayakan industri, namun setelah melihat potensi, kami memutuskan membangun di Bantaeng saja,” ucapnya.

Ia berharap, dalam waktu dekat, Pimpinan Macrolink Group dari China melakukan penandatanganan naskah kerjasama dengan Pemda Bantaeng.(far)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya