HTTP Status[404] Errno [0]

Divonis 3 Tahun, Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Banding

28 September 2012 00:45
Divonis 3 Tahun, Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Banding
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Terdakwa kasus suap cek pelawat Miranda Swaray Goeltom mengaku terkejut dengan vonis penjara selama 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta atau subsider 3 bulan penjara.
Vonis itu mengejutkan keluarga dan pendukung Miranda yang hadir di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (27/9/2012). Mereka kecewa saat hakim membacakan vonis tersebut.

Miranda pun mengaku sangat terkejut dengan putusan yang dibacakan ketua Majelis Hakim Guzrizal itu.

“Jujur, saya kaget dan tidak menyangka atas putusan itu. Saya tahu jika saya tidak bersalah dan Tuhan juga tahu itu. Maka saya akan mengajukan banding,” ujar Miranda seusai mendengarkan putusan hakim.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut Miranda dengan hukuman 4 tahun penjara serta denda Rp150 juta subsider 4 bulan kurungan.

JPU meyakini Miranda terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan bersama-sama menyuap anggota DPR periode 1999-2004 untuk memilih dirinya sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004.

JPU juga mengatakan berdasarkan fakta persidangan selama ini, dapat disimpulkan bahwa Miranda terbukti melanggar Pasal 5 Ayat 1 Huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke 1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan pertama.

Fakta persidangan selama ini, menurut jaksa, seperti yang dikutip dari FAJAR online, menunjukkan adanya rangkaian fakta hukum yang membuktikan perbuatan Miranda memberikan sesuatu, yakni cek perjalanan kepada anggota DPR periode 1999-2004 melalui Nunun Nurbaeti.(far)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya