HTTP Status[404] Errno [0]

Bawaslu Janji Tak Tebang Pilih di Pilgub Sulsel

09 October 2012 05:20
Bawaslu Janji Tak Tebang Pilih di Pilgub Sulsel
Bawaslu RI telah bersikap tegas memantau dan mengawasi tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur Sulsel. Bawaslu berjanji tak akan tebang pilih.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bawaslu RI telah bersikap tegas memantau dan mengawasi tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur Sulsel. Bawaslu berjanji tak akan tebang pilih.

BugisPos — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI siap bersikap tidak tebang pilih dalam menyikapi dugaan ketidaknetralan PNS di pilgub Sulsel mendatang. Â Saling lapor antarpendukung balon gubernur Sulsel ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pilgub Sulsel, terakit Pegawai negeri Sipil (PNS) yang tidak netral, akan terpantau langsung oleh Bawaslu RI.

Pantauan tersebut sekaligus menjadi bukti keseriusan pengawasan pilgub Sulsel yang tidak tebang pilih. Bawaslu juga kembali menegaskan keterlibatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam agenda politik di Sulsel sekaitan dengan pilgub, melanggar dan tidak dibenarkan undang-undang.

Anggota Bawaslu Pusat, Daniel Zuchron mengatakan, pihaknya berjanji serius melakukan penindakan kepada PNS yang tidak netral.

“Kita tidak akan membeda-bedakan. Semua akan diproses,” ujar Daniel, seperti yang dilansir FAJAR online baru-baru ini.

Sementara itu, Panwaslu Sulsel sudah memproses sejumlah laporan terkait dugaan mobilisasi PNS serta indikasi menjadikan PNS sebagai mesin politik saat pendaftaran cagub di Sulsel.

“Kami terus berkoordinasi dengan Panwaslu Sulsel terkait laporan tersebut,” kata dia.

Untuk diketahui, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Irman Yasin Limpo yang juga adik kandung Syahrul Yasin Limpo salah satu pihak yang ditengarai terlibat saat pendaftaran Sayang di kantor KPU Sulsel beberapa waktu lalu.

Selain itu, pihak Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) juga sudah diperiksa Lurah Wajo Baru, Amiruddin NS yang diduga kuat mengajak Ketua RT dan RW mengantar IA saat melakukan pendaftaran di KPU beberapa waktu lalu.

Sementara itu, jelang Pilgub Sulsel, laporan masyarakat terus mengalir ke Panwaslu. Salah satunya, dugaan Kadis Pendidikan Kota Makassar, Mahmud BM, terlibat kegiatan berbau politik di Bulukumba.

Mahmud BM yang berada di daerah tersebut diduga mengikuti salah satu acara. Masyarakat menemukan atribut salah satu kandidat yang disimpan di dalam mobil Mahmud.

Anggota Panwaslu Sulsel, Anwar, mengatakan, kasus tersebut masih perlu pengkajian lagi. Hasil kajian itu akan diketahui sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan sebagaimana laporan yang dimasukkan tersebut.

Untuk melakukan kajian itu, sambung Anwar, pihaknya mengumpulkan data dan bukti-bukti berupa bahan keterangan dari sejumlah saksi. Dari bukti data dan bahan keterangan ini, akan membuat masalah ini menjadi terang.

“Masih kami pelajari lebih jauh lagi. Untuk saksi-saksi, sudah ada satu orang insial A, yang akan sudah kami periksa,” tandasnya. Hingga akhir pekan ini, tercatat sudah ada enam laporan terkait keterlibatan PNS selama berjalannya tahapan Pemilukada Sulsel.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya