HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota Ilham Curhat ke Senator DPD-RI

11 October 2012 22:03
Walikota Ilham Curhat ke Senator DPD-RI
Ilham Arief Sirajuddin
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ilham Arief Sirajuddin

BugisPos – Sebanyak 13 senator Komite III anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Â melakukan kunjungan kerja di Kota Makassar. Kunjungan para senator ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan berbagai permasalah daerah khususnya dalam bidang kesejahtraan rakyat yang menjadi bidang kerja komite III DPD tersebut. Rombongan DPD yang diketuai Sulistyo, MPd diterima Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin di ruang pola kantor Walikota Makassar, Kamis (11/10).

Yang menarik dari kunjungan ini, nampak hadir pula kolega Ilham dalam pencalonan guberbur Sulsel mendatang, Azis Kahar Mudzakar yang memang masih tercatat sebagai anggota DPD RI. Dalam kesempatan itu, Ilham yang juga didampingi sejumlah kepala Satker kota Makassar utamanya yang terkait dengan masalah pendidikan, pariwisata dan budaya serta masalah haji dari Departemen Agama kota Makassar.

Ilham memaparkan perkembangan kota Makassar selama jangka waktu lima tahun terakhir, yang menurutnya telah mampu menempati urutan ke-7 dalam tingkat kemajuan ekonomi diantara kota metropolitan, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai rata-rata 9% pertahun. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi telah mengundang tingkat urbanisasi penduduk yang sangat besar, sehingga tercatat pada tahun 2011 lalu jumlah pen mencapai duduk Makassar sebanyak 1,4 juta jiwa. Sementara tingkat investasi di kota Makassar mencapai 3 – 4 M/tahun dengan kontribusi Pendapatan Daerah untuk provinsi sebesar 38%.

“Khusus untuk pendidikan, kota Makassar sejak 5 tahun lalu telah menerapkan program pendidikan bersubsidi penuh bagi 158 SD dari total sekitar 400-an SD yang ada di Makassar. Untuk kesejahtraan guru melalu sertifikasi diharapkan akan memberikan dampak pada peningkatan kualitas mengajar guru, sehingga dari total 16175 guru di Makassar, sebanyak 7567 guru telah bersertifikasi,” ujar Ilham.

Sementara mengenai masalah jemaah haji, Ilham menyatakan, pemerintah kota sangat terkendala dengan terbatasnya kuota haji yang diterima, sehingga dari jumlah daftar tunggu sebanyak 18 ribu orang di tahun 2012 ini, kuota yang diberikan hanya berkisar 1000 lebih yang mengakibatkna jemaah haji kota Makassar kemungkinan baru akan tuntas 17 tahun mendatang.

“Dan ini lebih rumit lagi, karena persoalan haji adalah wilayah yang tidak bisa tersentuh oleh kepala daerah maupun walikota. Dan ini ditambah lagi dengan adanya kebijakan mengambil jatah kuota bila kuota tidak terpenuhi atau jemaah haji yang telah terdaftar tidak memenuhi pembayaran akhirnya. Untuk itu, kami tetap mengharapkan dorongan dari DPD RI untuk membantu memecahkan masalah ini,” curhat Ilham.

Ketua rombongan DPD Sulistyo menyatakan, persoalah yang dihadapi Makassar khususnya dalam hal daftar tunggu ibadah haji dialami pula oleh hampir di semua daerah yang dikunjungi. Kebijakan kuota haji merupakan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi sehingga kewenangan untuk menambah kuota sepenuhnya menjadi hak negara tersebut. Namun, DPD RI, lanjut Sulistyo, akan berupaya mendorong pemerintah pusat untuk lebih melibatkan pemerintah daerah dalam mengelola ibadah haji khususnya pengisian kuota haji (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya