HTTP Status[404] Errno [0]

Investasi Rp 1 Triliun, Industri Kapal Indonesia Menggeliat

12 October 2012 07:17
Investasi Rp 1 Triliun, Industri Kapal Indonesia Menggeliat
Hingga akhir 2012, Kementerian Perindustrian menargetkan investasi di sektor industri galangan kapal mencapai Rp1 triliun. Khusus galangan kapal di Makassar yang dikelola PT Industri Kapal Indonesia (IKI), pada 2012 ini ditargetkan Rp100 miliar.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Hingga akhir 2012, Kementerian Perindustrian menargetkan investasi di sektor industri galangan kapal mencapai Rp1 triliun. Khusus galangan kapal di Makassar yang dikelola PT Industri Kapal Indonesia (IKI), pada 2012 ini ditargetkan Rp100 miliar.

BugisPos —Â Hingga akhir 2012, Kementerian Perindustrian menargetkan investasi di sektor industri galangan kapal mencapai Rp1 triliun. Pada 2013, target investasi akan bertambah lagi sekitar Rp500 miliar untuk industri galangan kapal di Lamongan, Banten, Lampung, dan Makassar.

Khusus galangan kapal di Makassar yang dikelola PT Industri Kapal Indonesia (IKI), pada 2012 ini ditargetkan Rp100 miliar.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi seperti yang dikutip dari FAJAR online, Â merinci, dari angka Rp1 triliun tersebut, tiga industri kapal di Lamongan dengan investasi sekitar Rp600 miliar. Kemudian di Banten dan Lampung sekitar Rp200 miliar, serta Makassar sekitar Rp100 miliar.
Industri kapal pada tahun ini, sebut dia, mulai berbenah guna melakukan finalisasi, agar tahun depan sudah bisa dioperasikan. Dari tiga galangan kapal di Lamongan misalnya, kata dia, dua sudah siap akhir tahun ini, satu sudah running. Sementara yang di Banten dan Lampung masih tahap revitalisasi.

Peningkatan investasi industri galangan kapal, tambah Budi, disebabkan iklim investasi yang dikembangkan menarik minat investor asing. Apalagi dengan dikeluarkannya Inpres No.5/2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional yang intinya adalah penerapan azas cabotage. “Di dalam azas itu juga diamanatkan, pengembangan industri perkapalan nasional untuk mendukung pelaksanaan pemberdayaan industri pelayaran nasional,” bebernya.

Budi merinci, saat ini, terdapat sekitar 200 perusahaan galangan kapal, yang mampu memproduksi kapal baru. Selain memproduksi, juga bisa memperbaiki dan reparasi kapal. Industri perkapalan tersebut, merupakan industri yang memiliki keterkaitan yang sangat luas, baik ke hulu maupun ke hilirnya. Sehingga, dikategorikan sebagai industri strategis, dan merupakan industri masa depan yang mempunyai prospek yang cerah.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya