HTTP Status[404] Errno [0]

Syahrul Siap Bangun Kembali Patung Ramang

14 October 2012 21:27
Syahrul Siap Bangun Kembali Patung Ramang
Gubernur Syahrul Yasin Limpo membuka dengan resmi dengan menendang bola (kiri), dan kanan, ketua Suporter Hasanuddin , H.A.Lolo, memberikan pin Suporter Hasanuddin kepada Syahrul Yasin Limpo (Foto Tamsir)
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Gubernur Syahrul Yasin Limpo membuka dengan resmi dengan menendang bola (kiri),
dan kanan, ketua Suporter Hasanuddin , H.A.Lolo, memberikan pin Suporter Hasanuddin kepada Syahrul Yasin Limpo (Foto Tamsir)

BugisPos — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, resmi membuka kompetisi Suporter Hasanuddin Cup VIII yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Sulsel, di Lapangan Gelora Hasanuddin, Sabtu, 13 Oktober 2012.
Gubernur dalam sambutannya mengungkapkan, dengan adanya turnamen ini bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat Sulsel. Namun, katanya, turnamen ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

“Turnamen ini juga akan memupuk rasa kebersamaan kita. Jadi saya harap setiap pemain yang bertanding bisa memperlihatkan permainan yang sportif dan bisa me­raih prestasi,” kata Syahrul”

Syahrul juga mengungkapakan keperihatinannya tentang kondisi internal pasukan Ramang yang terpuruk pasca diambilalih konsorsium Liga Primer Indonsia (LPI). Gubernur mengaku prihatin dengan kondisi PSM, karena sebelumnya sepakbola menjadi jalan untuk mengangkat derajat daerah ini.

Ia pun mengajak seluruh warga Sulsel untuk bersama membenahi PSM Makassar. “Apanya kira-kira yang salah sehingga PSM terpuruk,”tanya Syahrul. Pertanyaan Gubernur tersebut spontan dijawab ratusan Supporter Hasanuddin jika hal tersebut akibat manajemen dan pengurus.

Syahrul mengaku, selama ini dia tak ingin mencampuri urusan internal PSM Makassar. Ia mengaku takut jika dinilai melakukan intervensi, meskipun tujuannya sangat positif. “Kalau dulu, saya takut dikatakan intervensi, makanya selama ini saya diam dan tak mencampuri. Gubernur menyatakan kesiapannya untuk membangun kembali Patung Ramang dan membenahi tim sepakbola kebanggaan Sulsel, PSM Makassar,” ujarnya didampingi anggota DPD Bahar Ngitung (Obama) dan Ketua Ikatan Suporter Makassar ( ISM), Herry Patty.

Ia pun membandingkan antara PSM dengan olahraga karate yang dipimpinnya. Ia membeberkan jika karate adalah cabang olahraga yang didominasi oleh Sulsel di PON Riau. “Cabang olahraga karate yang saya pimpin itu peraih medali emas terbanyak di PON, bahkan banyak prestasi di dunia internasional,” ungkapnya.

Jika karate bisa berprestasi, maka, Syahrul menegaskan, sepakbola juga harus berprestasi. Ia pun berjanji akan turun tangan membenahi tim kebanggaan Makassar itu.“Tahun depan kita sudah bisa benahi, Insya Allah kita akan selalu bersama, cuma kalau saya yang pimpin harus juara,” janjinya. Terkait turnemen yang digelarnya bersama supporter Hasanuddin, Syahrul mengatakan, kejuaraan ini bukan lantaran menjelang Pilkada.

Namun, kejuaraan ini dilakukan untuk kedelapan kalinya sehingga tidak bisa dikait-kaitkan dengan politik.“Turnamen seperti inilah yang bisa mengangkat citra dan derajat persepakbolaan kita di Sulsel,” ujar seorang politikus Indonesia yang juga Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara itu Ketua Panitia pertandinganTurnamen Supporter Hasanuddin Rasman Rasyid meminta kepada Syahrul untuk mengembalikan kejayaan sepakbola di Sulsel.Jika tidak,maka sepak bola di Sulsel akan terus terpuruk.“ Kita minta Pak Syahrul turun tangan agar sepak bola di Sulsel bisa kembali berjaya,”pintanya pernyataan tersebut.

Sementara ketua Suporter Hasanuddin , H.A.Lolo, menyebutkan, turnamen ini diikuti oleh sepuluh tim de­ngan batasan usia 35 tahun. Turnamen yang digelar sejak 2004 ini akan menggunakan sistem pertandingan sete­ngah kompetisi.

“Turnamen ini memang kita gelar tiap tahunnya dan tahun 2012 ini sudah kedelapan kalinya. Saya harap setiap pemain bisa bermain secara fair dan mengeluarkan semua kemampuannya,” ujar H.A.Lolo.

Total hadiah yang akan diperebutkan para pemain sikulit bundar tersebut sebesar Rp 35 Juta. Juara pertama pada turnamen kali ini akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 15 Juta, juara kedua Rp 10 Juta, dan juara ketiga Rp 7 Juta. “Bonus untuk pemain terbaik dan top skor juga ada tapi belum kita tentukan berapa,” ujar H.A.Lolo yang juga ketua suporter Hasanuddin ini.

Pada pertandingan pertama Sabtu, 13 Oktober 2012., tuan rumah Posindo berhadapan dengan Pam Office. (Tamsir)
 

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya