HTTP Status[404] Errno [0]

Berebut Lahan, Warga Bakar 62 Unit Motor “Preman” GMTD

15 October 2012 07:02
Berebut Lahan, Warga Bakar 62 Unit Motor “Preman” GMTD
Sengketa tanah di lokasi GMTD Jalan Metro Tanjung Bunga, membuat warga membakar 62 unit kendaraan roda dua secara membabi buta. Sejumlah warga pun terkena bidikan busur, tebasan parang serta senjata lainnya dalam insiden ini.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Sengketa tanah di lokasi GMTD Jalan Metro Tanjung Bunga, membuat warga membakar 62 unit kendaraan roda dua secara membabi buta. Sejumlah warga pun terkena bidikan busur, tebasan parang serta senjata lainnya dalam insiden ini.

BugisPos — Sedikitnya 62 unit sepeda motor hangus terbakar setelah bentrokan terjadi di wilayah Tanjung Bunga, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, tak jauh dari lokasi Celebes Convention Center, Jumat, (12/10/2012).
Bentrokan itu pecah saat umat muslim lainnya sedang menjalankan ibadah Jumat. Dua kelompok warga sama-sama mengklaim pemilik lahan seluas 2,8 hektare lebih di wilayah itu tak ada yang mau mengalah.

Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kericuhan terjadi ketika sekelompok pemuda berkumpul di lahan sengketa. Lalu kemudian diusir secara paksa oleh sekelompok preman yang mengaku sebagai pengamanan PT GMTD Tbk.

“Preman itu datang ramai-ramai berboncengan, masuk ke dalam lokasi dan langsung mengusir para pemuda tadi,” ujar seorang saksi mata, yang enggan disebutkan namanya.

Seperti yang dikutip dari FAJAR online, adu mulut dan saling kejar-kejaran di dalam lokasi sempat terjadi. Bahkan beberapa pemuda diancam dengan menggunakan senjata tajam.

“Sebagian pemuda lainnya yang berhasil keluar dari lokasi, nekat langsung membakar motor para preman tersebut. Bahkan beberapa motor sekuriti, dan para pekerja bangunan juga ikut terbakar,” ungkap saksi mata tersebut.

Tidak lama berselang, beberapa aparat kepolisian tiba di lokasi. Namun tak satu pun sepeda motor yang berhasil diselamatkan. Sebab dalam kondisi terbakar hebat.

Kepala Polsekta Mariso, Kompol Irene yang tiba di lokasi sesaat setelah kejadian langsung memerintahkan anggotanya melakukan pendataan. “Di lahan ini, sebulan terakhir beberapa kali terjadi insiden penyerangan oleh sekelompok orang,” urai Irene.

Sementara itu, dihubungi terpisah malam tadi, Wakasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Anwar Hasan mengatakan insiden ini juga terjadi karena adanya unsur ketidakpuasan serta provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Karena tidak puas, lalu ada provokasi, mereka jadinya nekat melakukan pembakaran,” papar Anwar malam tadi.
Lebih lanjut Anwar mengatakan, kasus ini tengah ditangani langsung di bawah koordinasinya. Pada unit reskrim Polrestabes Makassar. Sampai berita ini diturunkan proses penyelidikan masih berlangsung, belum ada oknum yang diduga sebagai penanggung jawab atas kejadian perkara.

“Kita masih menyelidiki kasusnya. Belum ada penetapan tersangka,” tegas Kompol Anwar Hasan. Lahan sengketa ini terjadi beberapa tahun silam, melibatkan investor PT GMTD Tbk dengan seorang warga setempat.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya