HTTP Status[404] Errno [0]

LPS Jamin Simpanan Nasabah Bank

19 October 2012 03:29
LPS Jamin Simpanan Nasabah Bank
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berfungsi menjamin simpanan nasabah bank, baik simpanan yang berbentuk tabungan, deposito, giro, deposito giro serta bentuk lain yang dipersamakan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berfungsi menjamin simpanan nasabah bank, baik simpanan yang berbentuk tabungan, deposito, giro, deposito giro serta bentuk lain yang dipersamakan.

Bugispos — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berfungsi menjamin simpanan nasabah bank, baik itu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau bank umum lainnya milik Pemerintah (BUMN/BUMD) atau bank swasta. Jaminan terhadap nasabah bank tersebut, baik simpanan yang berbentuk tabungan, deposito, giro, deposito giro serta bentuk lain yang dipersamakan.

Paparan itu dikemukakan Kepala Kantor Dewan Komisioner LPS, Suwandi di Hotel Aston, Kamis (18/10/2012) saat menyampaikan materi dalam kegiatan media workshop, pelatihan jurnalistik teknik penulisan perbankan atau keuangan. Turut hadir Kepala Sub Divisi Sekretariat LPS, Budijoyo Santoso.

“Sebagai Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana amanat undang-undang nomor 24 tahun 2004 yang kemudian dirubah menjadi undang-undang nomor 7 tahun 2009 tentang lembaga Penjamin Simpanan, maka kami tegaskan setiap bank yang menjalankan kegiatan usaha di Indonesia, wajib menjadi peserta LPS dan itu secara otomatis, termasuk cabang-cabang bank asing,” katanya.

Suwandi menambahkan, LPS merupakan lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 24 tahun 2004 yang kemudian direvisi dalam UU nomor 7 tahun 2009 tentang Lembaga penjamin Simpanan (LPS).

“Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS ini menjamin simpanan nasabah pada bank baik berupa tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito dan lainnya. LPS juga turut aktif dalam menjaga stabilitas system perbankan sesuai kewenangan yang dimiliki,” urai Suwandi.

Lebih jauh Suwandi menjelaskan, dengan adanya LPS, dia berharap nasabah bank tidak panik bila sewaktu-waktu bank tempat menyimpan uang dalam kondisi tidak sehat dan ditutup ijin usahanya (dilikuidasi). Selain melaksanakan fungsi penjaminan, LPS berfungsi lain sebagai stabilator bank-bank yang dianggap tidak sehat dan menstabilkan perekonomian Indonesia pada umumnya.

Sebagai pelaksanaan fungsi stabilitas perbankan, LPS bekerja sama dengan otoritas keuangan yang lain, sebut misalnya Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, otoritas jasa keuangan lainnya yang secara periodic selalu melakukan mitigasi resiko.

“LPS juga melakukan kajian atas penanganan krisis dan menyelamatkan bank jika diperlukan,” ujarnya.

Selain Suwandi, pemateri lain di kegiatan media workshop ini yakni Atmakusumah Astraatmadja, wartawan senior dan pengajar di Yayasan Lembaga Pengembangan Media YLPM) serta aktif di Lembaga Pendidikan Pers Dr Sutomo Jakarta. Mantan Ketua Dewan Pers independen ini menekankan perlunya akurasi dan perimbangan pemberitaan.

Menurut Atmakusumah, dalam membuat sebuah pemberitaan tentang perbankan dan keuangan misalnya, keakurasian berita sesungguhnya adalah ketepatan wartawan mengutip informasi atau keterangan yang didengarnya dari narasumber atau menggambarkan peristiwa yang dilihat langsung.

“Pemberitaan yang berimbang lebih mungkin mengandung kebenaran daripada berita yang tidak berimbang atau hanya mengandung satu versi yang sepihak,” kata Atmakusumah di hadapan sebanyak 25 orang wartawan media cetak dan eletronik nasional dan lokal yang ada di Sulawesi Selatan ini.

Dia pun menambahkan, bahwa pemberitaan dikatakan berimbang akan meminimalisir terhindar dari pelanggaran terhadap komponen-komponen yang lain pada kode etik jurnalistik. “Wartawan yang ideal adalah yang menjunjung tinggi jurnalisme professional yakni dalam membuat sebuah pemberitaan da perimbangan atau fairness, tidak bias, tidak diskriminatif dan tidak berprasangka,” pesan Atmakusumah.

Kegiatan media workshop pelatihan jurnalistik teknik penulisan berita perbankan dan keuangan ini diselenggarakan LPS bekerja sama Yayasan Pusat Pengembangan Media (YPPM), diikuti 25 peserta. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan diskusi LPS, YPPM dan Pimpinan Redaksi sejumlah media nasional dan lokal di daerah ini.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya