HTTP Status[404] Errno [0]

Rexy Mainaky, Dipercaya Tangani Prestasi Bulutangkis Indonesia

23 October 2012 10:23
Rexy Mainaky, Dipercaya Tangani Prestasi Bulutangkis Indonesia
Mantan atlet bulu tangkis, Rexy Ronald Mainaky oleh jajaran pengurus PB PBSI yang baru dipercaya mengurusi prestasi bulutangkis Indonesia ke depannya. Dia kembali berkiprah di bulu tangkis Indonesia sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Mantan atlet bulu tangkis, Rexy Ronald Mainaky oleh jajaran pengurus PB PBSI yang baru dipercaya mengurusi prestasi bulutangkis Indonesia ke depannya. Dia kembali berkiprah di bulu tangkis Indonesia sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016.

BugisPos — Mantan atlet bulu tangkis, Rexy Ronald Mainaky oleh jajaran pengurus PB PBSI yang baru dipercaya mengurusi prestasi bulutangkis Indonesia ke depannya. Dia kembali berkiprah di bulu tangkis Indonesia sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016.

“Kiprah Rexy di dunia bulu tangkis tidak perlu diragukan lagi”, ujar Koesdarto yang baru saja terpilih sebagai Sekretaris Jenderal PBSI saat jumpa pers mengumumkan kepengurusan baru PB PBSI periode 2012-2016 di Jakarta, Senin (22/10/2012) sebagaimana yang dirilis ANTARA News.com.

Sebagai pelatih, ia telah berhasil membawa pasangan Inggris Nathan Robertson-Gail Emms meraih medali perak di Olimpiade Athena tahun 2000. Ia juga pernah melatih di Malaysia dan hingga saat ini masih menjadi pelatih di Filipina.

Menurut Koesdarto, Rexy ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PBSI, Gita Irawan Wirjawan.

“Dia orang muda yang banyak ide, gagasan yang dia sampaikan kreatif dan menarik. Kita semua tahu Rexy melatih di luar negeri dan prestasi bulu tangkis negara itu bisa maju,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa saat Rexy ketemu Ketua Umum PBSI, menyampaikan ide-idenya untuk bulu tangkis Indonesia. “Pak Gita melihat dia cukup perhatian bagaimana meningkatkan prestasi yang tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Rexy yang saat ini masih berada di Filipina belum mau memberikan komentar perihal tersebut. “Saya belum mau memberi komentar dulu,” kata Rexy.

Selain Rexy, mantan pebulutangkis Indonesia lainnya juga turut menghiasi jajaran kepengurusan baru PB PBSI dibawah kepemimpinan Gita, yakni Susi Susanti dan Ricky Subagja.

Susi, yang pernah menyabet medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 itu, ditunjuk sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi. Sedangkan Ricky memegang posisi Kepala Sub Bidang Humas dan Sosial Media.

“Posisinya Susi sebagai staf ahli yang nantinya setiap saat akan berkomunikasi dengan Rexy. Beliau siap mendukung PBSI di tengah kesibukannya,” ujar Koesdarto.

Program kerja dari kepengurusan baru ini masih belum digodok sebelum pelantikan dilakukan, seperti yang diungkapkan mantan Sekjen PBSI, Yacob Rusdianto yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas.

“Kita perlu dukung fungsi-fungsi kepengurusan ini karena pasti akan lebih baik , didukung ahli dan prestasi akan kembali jaya,” katanya.

Tim Formatur Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) telah mengumumkan pengurus baru pada Senin, 22 Oktober 2012, di Hotel Santika, Jakarta. Format pengurus itu dibentuk sebagai amanat Musyawarah Nasional PB PBSI pada 22 September lalu, yang memilih Gita Wirjawan sebagai Ketua Umum PB PBSI periode 2012-2016.

“Inilah yang terbaik,” kata anggota tim formatur yang juga Sekretaris PB PBSI yang baru, Fabianus Koesdarto Pramono.

Koesdarto mengatakan, sesuai dengan amanat munas, tim formatur yang dipimpin Gita Wirjawan diberi waktu paling lambat 30 hari setelah munas selesai untuk membentuk pengurus baru. “Kami bersyukur bisa memenuhi tenggat waktu dalam menyelesaikan tugas ini,” kata dia. Menurut Koesdarto, finalisasi dilakukan pada Ahad malam, 21 Oktober 2012, setelah melalui beberapa kali pembicaraan intensif.

Sejumlah nama baru muncul dan mengisi posisi penting dalam kepengurusan ini. Misalnya, Rexy Mainaky, peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996, yang duduk sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi. “Dia orang muda yang kreatif, memiliki banyak ide, dan perhatian sangat tinggi tentang bagaimana meningkatkan prestasi,” kata Koesdarto.

Selain itu, kata dia, Rexy terbukti bisa membawa tim bulu tangkis negara lain (Filipina) maju di bawah kepelatihannya.

Rexy menggantikan posisi Hadi Nasri, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi sebelumnya. Hadi Nasri pernah mengantarkan Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti meraih emas pada Olimpiade Barcelona 1992 saat ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi.

Selain Rexy, Susi Susanti, mantan pemain bulu tangkis yang pernah meraih emas pada Olimpiade Barcelona 1992, duduk sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi. “Susi akan berkomunikasi setiap saat dengan Rexy,” kata Koesdarto. Ia mengatakan, sekalipun memiliki kesibukan, Susi berkomitmen mendukung PB PBSI.

Ditanya mengenai keterikatan kontrak Rexy dengan Asosiasi Bulu Tangkis Filipina sebagai pelatih, Koesdarto mengatakan tak mengetahui secara terperinci. “Yang jelas Pak Gita dan Pak Rexy telah berbicara dan sepakat,” ujarnya.

Selain nama baru, tim formatur juga membentuk pos baru, yaitu Sub-Bidang Pengembangan Jaringan Daerah, Fasilitas dan Kaum Muda. Sub-bidang yang diketuai Yohannes I.W. ini bertanggung jawab memeratakan pembinaan atlet di daerah-daerah. “Kami berencana melakukan desentralisasi pemusatan latihan nasional di tiga wilayah,” kata Yohannes. Pembagian wilayah ini, kata Yohannes, sesuai dengan pembagian waktu di Indonesia, yaitu barat, tengah dan timur.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya