HTTP Status[404] Errno [0]

KPU Sulsel Akan Awasi Pencetakan Logistik Pilgub

25 October 2012 17:31
KPU Sulsel Akan Awasi Pencetakan Logistik Pilgub
Pencetakan melebihi jumlah ketentuan berpotensi menciptakan celah kecurangan sehingga pengawasan ketat sangat dibutuhkan. KPU Sulsel akan melibatkan panwaslu dan kepolisian.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Pencetakan melebihi jumlah ketentuan berpotensi menciptakan celah kecurangan sehingga pengawasan ketat sangat dibutuhkan. KPU Sulsel akan melibatkan panwaslu dan kepolisian.

BugisPos — Pengadaan logistik pilgub Sulsel yang ditengarai dilakukan oleh satu percetakan saja membuka celah kecurangan pada tahapan penghitungan suara kelak.

Komisi Pemilhan Umum (KPU) Sulsel bertanggung jawab memastikan jumlah logistik pilgub Sulsel tersebut dicetak sesuai ketentuan. Tidak lebih.

Menyikapi ini, KPU Sulsel mengaku sangat berhati-hati pada pengadaan logistik pilgub seperti surat suara, kertas segel, serta formulir-formulir perhitungan suara.

Pencetakan melebihi jumlah ketentuan berpotensi menciptakan celah kecurangan sehingga pengawasan ketat sangat dibutuhkan. KPU pun menegaskan akan melibatkan panwaslu dan kepolisian.

Untuk surat suara, aturan menetapkan jumlahnya adalah sesuai DPT ditambah 2,5 persen cadangan. Kertas segel, KPU harus mencetak sesuai dengan jumlah TPS tanpa kelebihan.

Celah kecurangan pada logistik ini wajar menjadi perhatian. Pengalaman pada sejumlah pemilukada, banyak surat suara yang dicoblos sekaligus oleh satu orang, atau segel kotak suara yang tidak lagi utuh, sering menjadi objek sengketa.

“Untuk pencetakan surat suara ini kita lakukan pengawasan. Selain KPU, kita libatkan panwaslu dan polisi,” kata Ketua Devisi Teknis Pilkada KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari, sebagaimana dilansir FAJAR online, Rabu, (24/10/2012).

Kalau pun surat suara dan kertas segel dicetak melebihi ketentuan karena kepentingan terselubung, KPU mengingatkan perusahaan percetakan tersebut terancam dipidana. Bisa juga di-blacklist untuk tidak lagi dibolehkan ikut dalam pengadaan losgitik KPU lainnya.

Terpisah, pengamat politik Unhas, Hasrullah mengakui rentannya kecurangan sistematis terjadi ketika KPU dan lembaga yang berwenang alpa melakukan pengawasan.

Apalagi, CV Adi Perkasa sebagai pemenang tender paket logistik berupa pencetakan surat suara, kartu pemilih, formulir-formulir, sampul amplop, buku juknis dan juklak, juga ditengarai menjadi pencetak kertas segel surat suara yang dimenangkan CV Muthmainnah, diduga masih satu bendera CV Adi perkasa. Terkait dugaan ini, James Anggrek selaku Direktur CV Adi Perkasa sudah memberi bantahan bahwa CV Muthmainnah bukan anak perusahaan mereka.

“Jadi, harapan kepada KPU untuk bisa menjamin jumlah logistik yang dicetak benar-benar sesuai kebutuhan sangat tinggi. Dan KPU harus bisa mewujudkan ituuntuk menciptakan pilgub yang betul-betul berkualitas,” terang Hasrullah.

Hasrullah menggaransi, perlengkapan pemungutan suara di TPS seperti surat suara, segel surat suara, segel kotak suara sebelum pencoblosan dan sesudah penghitungan, sangat rawan disalahgunakan jika dicetak tidak sesuai dengan kebutuhan. “Penyalahgunaan tersebut bisa saya pastikan akan sangat merusak kaulitas pilgub ini,” terang Hasrullah.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya