HTTP Status[404] Errno [0]

Petugas Gabungan Tangkap Kurir Narkoba di Bandara Hasanuddin

25 October 2012 19:23
Petugas Gabungan Tangkap Kurir Narkoba di Bandara Hasanuddin
Petugas gabungan menangkap kurir narkoba bernama Andi Muh Ishak di Bandara Hasanuddin belum lama ini. Barang bukti yang diamankan berupa satu kilogram sabu-sabu, 1.000 pil ekstasi, dua telepon selular, satu laptop, paspor dan uang senilai 158 ringgit Malaysia.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Petugas gabungan menangkap kurir narkoba bernama Andi Muh Ishak di Bandara Hasanuddin belum lama ini. Barang bukti yang diamankan berupa satu kilogram sabu-sabu, 1.000 pil ekstasi, dua telepon selular, satu laptop, paspor dan uang senilai 158 ringgit Malaysia.

BugisPos — Petugas gabungan berhasil menangkap seorang kurir narkoba warga negara Indonesia, yang disuruh seorang warga negara Malaysia├é di Bandara Hasanuddin Makassar belum lama ini.

Tim gabungan terdiri dari dari Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), BNN Provinsi Sulsel dan Polda Sulselbar.

Dari kurir tersebut, diamankan barang bukti satu kilogram sabu-sabu, 1.000 pil ekstasi, dua telepon selular, satu laptop, paspor dan uang senilai 158 ringgit Malaysia.

Sebagaimana dirilis ANTARA News.com, pelaku diketahui sebagai kurir ini bernama Andi Muhammad Ishak (34) warga Indonesia yang disuruh warga Malaysia dengan upah Rp15 juta.

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Heru Prambudi mengatakan, pelaku ditangkap saat barang bawaan diperiksa di x-ray. Barang bawaan tersebut diakali dengan menggunakan kertas aluminium foil dengan dijahit rapi.

“Pelaku membungkus barang haram ini dengan kertas aluminium foil dengan sejumlah mainan anak-anak untuk mengakali petugas. saat diperiksa secara teliti ternyata isinya narkoba kelas I,” katanya kepada wartawan saat gelar barang bukti dan pelaku di bandara setempat.

Heru menyebutkan, harga barang haram tersebut bila ditotal secara keseluruhan bernilai Rp2,3 miliar. Selain itu, bila dihitung penangkapan sabu-sabu berbentuk kristal dan ekstasi biasa menyelamatkan 11 ribu anak bangsa.

“Kalau dihitung satu gram Sabu-sabu dapat dipakai 10 orang sementara satu butir ekstasi dipakai satu orang, jadi secara total 11 ribu anak bangsa bisa selamat dari jeratan narkoba,” ungkapnya.

Sementara Kombes Richard Nainggolan menyatakan, pelaku sudah sejak lama menjadi incaran BNN Pusat dan Provinsi, hal itu terlihat dari manifest si pelaku diketahui sering bepergian ke luar negeri salah satunya Malaysia.

“Pelaku sudah sejak lama kami intai dan menjadi target, setelah berkoordinasi akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Makassar pukul 18:55 Wita. Pelaku menggunakan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK-1316, langsung dari kuala lumpur, ke Makasssar,” paparnya.

Direktorat Narkoba Polda Sulsel, Kombes Bambang Sukardi menyatakan, berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan psytropika pasal 112 pelaku terancam hukum kurungan 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp8 miliar.

Kombes Richard menambahkan, pelaku segera diterbangkan ke BNN Pusat untuk dilakukan pemeriksaan, termasuk proses pengembangan karena diduga melibatkan jaringan internasional.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya