HTTP Status[404] Errno [0]

Ilham Pantau Langsung Pemotongan Sapi Kurban Pemkot

26 October 2012 22:17
Ilham Pantau Langsung Pemotongan Sapi Kurban Pemkot
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin memantau langsung pemotongan enam ekor sapi qurban milik pemerintah kota Makassar di Balaikota Makassar 26/10/12.
Ilham, yang didampingi istri, Aliyah Mustika, Wakil Walikota, Supomo Guntur, Sekda, Agar Jaya dan segenap SKPD Pemkot Makassar tampak dengan serius menyaksikan penyembelihan hewan qurban itu satu per satu.

Dari informasi yang diperoleh, walikota, wakil walikota, dan Sekda masing-masing menyumbangkan satu ekor sapi. Sementara tiga ekor lainnya merupakan sumbangan dari gabungan pegawai Pemkot Makassar.

Hingga saat ini, puluhan warga sekitar kantor balai kota Makassar telah memadati pekarangan tempat berlangsungnya kegiatan guna mendapatkan jatah daging kurban masing-masing.

Sementara itu, Salah seorang fungsionaris Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga putra Makassar, Andi Mappetawang (AM) Fatwa menyebutkan ada tiga kriteria yang harus dimiliki seorang pemimpin bila ingin mendapat dukungan dan legitimasi dari masyarakat.
Ketiga kriteria itu, kata Fatwa adalah Kuat dan bisa dipercaya, Terampil dan Cerdas serta Berwawasan Luas dan Sehat Jasmani Rohani. Pernyataan ini diungkapkan Fatwa saat menjadi Khatib pada Shalat Idul Adha Pemerintah Kota Makassar yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Jumat 26/10/12 pagi.
Kriteria yang dimaksudkan Fatwa ini mengacu pada suasana daerah Sulawesi Selatan yang tengah hiruk pikuk mempersiapkan calon pemimpin daerah yang akan memimpin Sulsel dalam lima tahun ke depan. Calon pemimpin daerah Sulsel, lanjut Fatwa harus berjiwa kreatif dan gigih berjuang untuk kepentingan daerahnya, cerdas berkomunikasi dan mempunyai kemampuan negosiasi yang kuat, bukan orang yang selalu berkeluh kesah.
“Namun yang terpenting dari semuanya, pemimpin itu harus sehat secara jasmani dan rohani, tidak gampang tergoda pada pola hidup hedonis yang tidak peduli pada rakyat miskin, gemar berfoya-foya, mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Bila ada pemimpin yang demikian, kita harus menghukumnya dengan tidak memilih kembali pemimpin itu,” ungkap Fatwa.
AM Fatwa yang merupakan putra daerah Bone, terkenal suka bersikap kritis. Pada jaman orde baru bahkan pernah mendekam belasan tahun di bui akibat kekritisannya pada pemerintahan Soeharto. Pada era reformasii, Fatwa menjadi pilar utama Partai PAN yang ikut didirikannya bersama Amin Rais. Fatwa hadir sebagai khatib di Karebosi atas undangan Pemkot, dalam shalat I’d itu nampak hadir Walikota Ilham Arief Sirajuddin, Sekda Agar Jaya dan sejumlah jajaran pemerintahan kota Makassar.

Fatwa hadir sebagai khatib di Karebosi atas undangan Pemkot, dalam shalat I’d itu nampak hadir Walikota Ilham Arief Sirajuddin, Sekda Agar Jaya dan sejumlah jajaran pemerintahan kota Makassar (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya