HTTP Status[404] Errno [0]

Pemda Gowa Siapkan Lahan Pengganti Eks Pabrik Kertas

04 November 2012 04:11
Pemda Gowa Siapkan Lahan Pengganti Eks Pabrik Kertas
Gambar eks pabrik kertas Gowa. Lokasi ini menjadi perseteruan antara Pemda Gowa dan pihak PTPN XIV, sehingga Kapolda Sulselbar Irjen Polisi Mudji Waluyo memfasilitasi agar tercapai kata mufakat.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Gambar eks pabrik kertas Gowa. Lokasi ini menjadi perseteruan antara Pemda Gowa dan pihak PTPN XIV, sehingga Kapolda Sulselbar Irjen Polisi Mudji Waluyo memfasilitasi agar tercapai kata mufakat.

BugisPos — Kisruh perebutan lahan yang diklaim milik PT Perkebunanan Nusantara (PTPN) XIV (eks Pabrik Kertas Gowa_red) dengan Pemerintah daerah Kabupaten Gowa tak pernah kunjung usai. Demi menjaga kondusifitas di daerah, Kapolda Irjen Polisi Mudji Waluyo mengumpulkan semua pihak terkait, termasuk pihak Pemda Gowa dan Takalar, Kapolres Gowa dan Takalar serta unsur muspida di dua daerah kabupaten yang bertetangga tersebut, pihak BPN, dan pakar hukum.

Keinginan Kapolda Sulselbar ini agar baik Pemda Gowa dan pihak PTPN XIV membuat MoU dengan Kementerian BUMN. Hal itu dilakukan dengan didasari adanya permintaan jajaran direksi BUMN kepada Kapolri untuk mengamankan aset BUMN yang berlokasi di eks pabrik gula Takalar, dengan pola penyelesaian secara musyawarah untu mencapai solusi atau diistilahkan dengan pola abbulo sibattang.

Dalam rapat koordinasi membahas kisruh lahan eks pabrik Kertas Gowa ini, Kapolda Irjen Polisi Mudji Waluyo menawarkan format penyelesaian kepada pihak Pemda Gowa dan PTPN XIV Â dengan diketahui pihak BPN setempat.

Kapolres Gowa AKBP Totok Lisdiarto berharap sengketa lahan di PTPN XIV dengan Pemkab Gowa segera mendapatkan solusi. Sebagai pihak yang bertanggung-jawab terhadap pengamanan obyek-obyek vital nasional, kepolisian sangat mengharapkan persoalan lahan antara PTPN XIV dengan pihak Pemda Gowa tidak terus berlarut.

“Kepolisian sangat berharap persoalan ini dapat dicarikan solusi dengan baik. kami berupaya mencarikan solusi karena dasarnya adanya perpres nomor 55 tahun 2011 tentang keberadaan lahan PTPN XIV  serta dengan Kepres nomor 63 tahun 2004 tentang  pengamanan obyek vital nasional,” jelas Kapolres Gowa AKP Totok Lisdiarto saat rapat koordinasi di Mapolda Sulselbar baru-baru ini.

Hal sama diungkapkan Kapolres Takalar AKBP Nasrum Fahmi. Kapolres Takalar ini pun berharap pertikaian aset vital nasional dapat diselesaikan secepatnya dan dengan melakukan permusyawaratan untuk mencapai kata mufakat.

Pakar hukum, Prof Dr Said Karim, SH, MH berpandangan, baik pihak Pemda Gowa dan PTPN XIV dapat duduk bersama guna mencari solusi yang terbaik. Pasalnya, keduanya memiliki visi-misi yang sama yakni untuk kepentingan bangsa dan negara.

Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo, SH, MH menjelaskan bahwa PTPN XIV, tidak ada sangkutan dengan PTPN XXV dengan masyarakat, dimana tanah sebelumnya merupakan milik Pabrik Kertas Gowa. Setelah pabrik kertas Gowa tutup, pabrik kertas tidak berhak untuk mengalihkan kepada pihak PTPN XIV.

Menurut adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu, setiap pergantian direksi selalu ada pertemuan dengan jajaran Muspida Gowa dan terjadi kesepakatan. Namun pada pelaksanaannya di lapangan, tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Karena selalu ada pemikiran dari pihak  PTPN XIV untuk melakukan perubahan peruntukan lahan menjadi perumahan dan Pemda Gowa tidak pernah memberikan perijinan untuk itu karena menurut faktor legalitas, aset itu bukan milik PTPN XIV,”  jelas Ichsan Yasin Limpo.

Hasil pertemuan tersebut, baik pihak Pemda Gowa dan pihak PTPN XIV sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tanah PTPN XIV yang peruntukannya telah berubah sesuai Perpres nomor 55 Tahun 2011 dengan mengacu pada kesepakatan keduanya pada tanggal 30 Mei 2012 nomor 42/V/HK/2012. Kedua pihak sepakat, dengan dijiwai  semangat kebersamaan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Dengan hasil rapat koordinasi kedua pihak akhirnya sepakat dengan penyediaan lahan cadangan yang di sediakan oleh pihak pertama, dalam hal ini Pemkab Gowa. Namun dengan satu catatan pihak kedua, dalam hal ini PTPN XIV tidak bisa memilih-milih lokasi pengganti ayang akan diberikan untuk membangun perumahan bagi karyawan PTPN XIV tersebut.(rusli/gafar).

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya