HTTP Status[404] Errno [0]

Bupati Minta Petugas KB Proaktif

05 November 2012 17:49
Bupati Minta Petugas KB Proaktif
Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan memegang peranan yang sangat vital untuk menyukseskan program ini.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan memegang peranan yang sangat vital untuk menyukseskan program ini.

BugisPos — Bupati Kepulauan Selayar, Syahrir Wahab meminta agar petugas penuntasan program Keluarga Berencana (KB) di desa lebih proaktif. Menurutnya, petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan memegang peranan yang sangat vital untuk menyukseskanĂ‚ program ini.

Syahrir Wahab menegaskan, petugas KB selain sebagai motivator agar warga ikut program KB, juga bisa memosisikan diri sebagai perekrut akseptor KB yang efektif. Apalagi, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar sudah memberikan perhatian yang lebih terhadap setiap petugas KB di desa.

Anggaran yang dikucurkan ke desa juga sudah berjalan. Masing-masing desa sudah menganggarkan Rp5 juta untuk mendukung program ini. Jika dianggap masih perlu ditambah, maka Syahrir mengatakan tidak menutup kemungkinan pada tahun berikutnya akan ditambah.

Menurut Syahrir sebagaimana dikutip dari FAJAR online, keberhasilan program KB ini berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Makanya dia berharap agar petugas PPKBD terus mensosialisasikan program ini.

“Masyarakat harus diberitahu pentingnya hidup sehat. Masyarakat harus dibuat sadar betapa pentingnya itu KB.” ucapnya pada acara orientasi PPKBD di Kecamatan Bontomanai pekan lalu.

Ketua Panitia Orientasi PPKBD, Jerniati saat menyampaikan laporan perkembangan terakhir KB dan Keluarga Sejahtera di Kecamatan Bontomanai menyebutkan tingkat partisipasi KB aktif masyarakat sudah mencapai 83 persen. Persentase ini, kata dia, didapatkan berdasarkan pengamatan pada 10 desa dengan jumlah penduduk 12.786 jiwa.

Kendati demikian, dia juga menyebutkan beberapa kendala PPKBD dalam menjalankan tugasnya. Salah satunya, kurangnya komunikasi program akibat belum adanya kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus program KB ini.
Selain itu, dia juga meminta agar petugas PPKBD diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Petugas PPKBD dan petugas Sub PPKBD butuh juga kepastian status,” katanya.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya