HTTP Status[404] Errno [0]

Isu Narkoba tak Berperngaruh Signifikan

09 November 2012 01:42
Isu Narkoba tak Berperngaruh Signifikan
Upaya black campaign dengan isu narkoba yang mengarah ke kandidat tertentu dinilai tak banyak mempengaruhi pandangan masyarakat.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Upaya black campaign dengan isu narkoba yang mengarah ke kandidat tertentu dinilai tak banyak mempengaruhi pandangan masyarakat.

BugisPos — Upaya black campaign dengan isu narkoba yang mengarah ke kandidat Syahrul Yasin Limpo dinilai tak banyak mempengaruhi pandangan masyarakat. sesuai bocoran SYL Media Center, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (PT LSI) menyebutkan hanya 8,4% masyarakat Sulsel yang pernah mendengar isu negatif yang mengarah ke kandidat calon gubernur.

Isu negatif sendiri terdiri atas dua jenis, yakni narkoba dan korupsi. Mengutip survey PT LSI, kubu Sayang menyebut 78,8% masyarakat mengaku tidak pernah mendengar isu negatif ke pasangan calon gubernur, dan sisianya 12,8% responden tidak menjawab. Survei Oktober 2012 ini diambil dengan metode multistage random sampling dengan margin error lebih kurang 4,8%.

Data yang sama ditunjukkan Adhyaksa Supporting House pada survei Oktober 2012 lalu. Bahkan, konsultan politik Sayang ini menyebutkan hanya 7,5% masyarakat percaya isu narkoba. Sebanyak 78,1% responden tidak pernah mendengar isu narkoba, sedangkan 14,4% mengatakan pernah mendengar isu tersebut tapi tidak percaya.

Dari data ma-syarakat yang pernah mendengar isu tersebut, sebanyak 82,3% menyatakan isu itu diembuskan kompetitor Syahrul di Pilgub. Direktur Adhyaksa Supporting House Irfan AB mengatakan, isu itu tidak banyak diketahui masyarakat.“Jika pun diketahui hanya 7,5% yang percaya,” kata dia.

Sementara itu, Juru Bicara Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) Selle KS Dalle, meminta semua pihak tidak mengaitkan kandidat tertentu dan tim pemenangannya sebagai aktor utama di balik maraknya selebaran dan atribut yang memuat gubernur narkoba. “Jangan sampai ada pihak tertentu yang mau menuding kami sebagai pelaku. Kalau ada yang seperti itu, kami akan laporkan secara hukum karena itu adalah fitnah,”ujar Selle kemarin.

Menurut dia,dalam kasus seperti itu tidak menutup kemungkinan pihak yang dipersepsikan sebagai korban justru mereka sendiri yang melakukan. Sebelumnya,Ilham Arief Sirajuddin meminta aparat kepolisian mengusut tuntas otak di balik penyebaran atri-but yang memuat gubernur narkoba itu.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya